Pembacokan di Lubuk Pakam Gegerkan Warga, Pelaku Utama Berhasil Dibekuk

AKURAT SUMUT - Satreskrim Polresta Deli Serdang berhasil membekuk terduga anggota geng motor, Beril Mart Gofin Sinulingga alias Geboy (21), pada Selasa 8 Juli 2025 sore di Simpang Kayu Besar, Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa.
Kanit Pidum Iptu Jimmi Erdinata Depari M.H, dalam konfirmasi di Mapolresta Deli Serdang Selasa sore, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan setelah petugas mendapatkan informasi pergerakan pelaku.
“Dua kawan tersangka dijadikan saksi karena korban tidak membuat laporan pengaduan. Yang dilaporkan hanya tersangka Beril Mart Gofin Sinulingga alias Geboy yang dijerat pasal 170 ayat (2) jo pasal 351 ayat (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman di atas lima tahun,” ujarnya menegaskan sambil menunjukkan berkas perkara.
Peristiwa pembacokan bermula pada Rabu 25 Juni 2025 sekitar pukul 22.30 WIB di depan Stadion Baharuddin Siregar, Kecamatan Lubuk Pakam.
Saksi mata menceritakan, teman pelaku bernama Aan terlibat duel satu lawan satu dengan korban Doni Tamara (25) dan Ramadan Yusuf (25).
Melihat temannya kalah, Aan memanggil Geboy yang langsung mengayunkan clurit ke arah kedua remaja tersebut hingga terkapar bersimbah darah.
Kasi Humas Polresta Deli Serdang Iptu Jans Michael Gabe Napitupulu, saat ditemui di Mapolresta Rabu siang, menjelaskan bahwa tim Bringas Opsnal Pidum bergerak cepat menelusuri jejak pelaku.
“Dari tangan pelaku, kami sita senjata tajam celurit yang digunakan untuk menganiaya kedua korban,” tegasnya sambil memperlihatkan barang bukti.
Akibat serangan tersebut, Doni Tamara dan Ramadan Yusuf mengalami luka di kepala dan tangan.
Keduanya lantas mendapatkan perawatan intensif di RSUD Drs H Amri Tambunan, Lubuk Pakam. Meski kondisi korban sudah mulai membaik, proses hukum terhadap Geboy terus berlanjut.
Dalam kasus ini, penyidik menetapkan dua rekan Geboy sebagai saksi kunci, mengingat korban enggan membuat laporan polisi terkait duel awal.
Dengan bukti kuat dan kesaksian para saksi, polisi optimis menuntaskan berkas perkara dan menghadirkan keadilan bagi korban.
Pembacokan brutal ini kembali mengingatkan kita akan bahaya benturan geng motor yang kerap berujung kekerasan.
Langkah tegas aparat kepolisian diharapkan menjadi peringatan bagi kelompok serupa untuk berpikir panjang sebelum melakukan aksi anarkis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 2Buntut Tragedi Keracunan Massal MBG di Karo, Kepala BGN Bawa Ancaman Pemecatan ASN Hingga Suspend Dapur SPPG
- 3Dugaan Diskriminasi PT SMART Tbk Jerat Petani Sawit Adipati Labura: Akses Jalan Dipatok, Ekonomi Warga Lumpuh!
- 4Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 622 Pod Getar Bernarkoba Asal Malaysia
- 5Gempa M6,4 Guncang Simalungun Sumatra Utara, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
- 6HUT ke-81 RI, 463 Napi Lapas Rantauprapat Terima Remisi, 20 Orang Langsung Bebas
- 7Sertijab PJU dan Kapolsek Medan: Kombes Jean Calvijn Tekankan Soliditas dan Pelayanan Publik
- 8Aksi Heroik Siswa SMAN 1 Panai Hilir Panjat Tiang Bendera Saat Upacara HUT ke-81 RI
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur


