Sumut

100 Ton Kurma dari Raja Salman, Kemenag Pastikan Distribusi Kurma Tepat Sasaran! Ada yang udah Kebagian?

Kurnia | 26 Februari 2025, 04:55 WIB
100 Ton Kurma dari Raja Salman, Kemenag Pastikan Distribusi Kurma Tepat Sasaran! Ada yang udah Kebagian?

AKURAT SUMUT - Kementerian Agama (Kemenag) telah mulai mendistribusikan 100 ton kurma hibah dari Kerajaan Arab Saudi kepada masyarakat menjelang Ramadhan 1446 Hijriah/2025.

Bantuan ini diterima sebagai wujud perhatian dan dukungan Raja Salman kepada umat Islam Indonesia, yang disalurkan melalui berbagai lembaga mitra seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, GP Ansor, Dewan Masjid Indonesia (DMI), Masjid Istiqlal, dan perwakilan DPR RI.

Proses Penyerahan dan Mekanisme Distribusi

Dalam acara penyerahan simbolis, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, menyampaikan,

"Kurma ini merupakan hibah dari Kerajaan Arab Saudi kepada bangsa Indonesia melalui Kementerian Agama. Kementerian Agama kemudian mendistribusikannya secara proporsional kepada berbagai entitas masyarakat Indonesia, termasuk masjid-masjid besar seperti Istiqlal dan beberapa masjid lainnya."

Ia menegaskan bahwa bantuan ini diperuntukkan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa adanya kriteria khusus.

Proses distribusi dilakukan dengan sistem penjemputan, sehingga penerima harus datang langsung ke titik-titik pengambilan yang telah ditentukan. Kamaruddin menjelaskan,

"Artinya, penerima datang langsung untuk mengambilnya di tempat yang sudah ditentukan. Kami tidak mengantarkan langsung ke alamat masing-masing penerima."

Kolaborasi dengan Berbagai Lembaga

Beberapa lembaga telah bekerja sama dalam pendistribusian kurma ini. Didi Cahyadi dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) menyatakan bahwa kurma akan disalurkan melalui kantor pusat DMI ke kantor wilayah, yang kemudian diteruskan ke masjid-masjid di masing-masing daerah. Sementara itu, perwakilan DPR RI, Afrizal Hutapea, menambahkan,

"Kami memiliki Rumah Aspirasi. Nanti akan ada beberapa perwakilan dari masyarakat yang datang langsung untuk mengambil kurma di Rumah Aspirasi anggota DPR RI di dapil."

Di samping itu, perwakilan dari Bagian Kemitraan PP Muhammadiyah, Fahrul, menjelaskan bahwa distribusi kurma akan dilakukan melalui jaringan pengurus Muhammadiyah di seluruh wilayah Indonesia.

PBNU melalui LazisNU juga siap menyalurkan bantuan ini kepada mitra dan warga Nahdliyin di berbagai daerah.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, yang menerima bantuan kurma melalui Kedutaan Besar Arab Saudi, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan dari Kerajaan Arab Saudi.

Ia menegaskan bahwa meskipun jumlah 100 ton kurma belum mencukupi untuk seluruh masyarakat, bantuan ini tetap menjadi simbol kehangatan dan persahabatan antarbangsa. Nasaruddin Umar menyatakan,

"Kita mencoba mendistribusikan seadil mungkin. Ada ormas-ormas Islam dan masjid yang telah terdata, sehingga dibagi secukupnya agar bisa dinikmati saat berbuka puasa."

Menteri juga menyampaikan harapan agar distribusi yang dilakukan secara proporsional ini dapat membawa berkah serta semakin mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah tantangan logistik, terutama untuk pengiriman ke daerah-daerah terpencil.

Dengan kedatangan kurma yang lebih awal dibandingkan tahun sebelumnya, diharapkan bantuan ini dapat menjangkau wilayah di luar Jakarta dengan lebih maksimal.

Bantuan kurma ini tidak hanya menjadi momentum menyambut Ramadan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung berbagai kegiatan keislaman.

Kerajaan Arab Saudi melalui Raja Salman dan Putra Mahkota Muhammad bin Salman terus berkomitmen untuk mendukung umat Islam di seluruh dunia, baik melalui bantuan pangan, pelayanan ibadah haji dan umrah, maupun program kemanusiaan lainnya.

Distribusi kurma yang dilakukan melalui sistem penjemputan dan berbagai lembaga mitra diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi seluruh masyarakat

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
I