Sumut

Tekankan Penguatan SDM dan Sistem Digital, Pemprov Sumut dan DEN Siapkan Pertanian Berbasis AI

Habibi Caniago | 3 Maret 2026, 22:51 WIB
Tekankan Penguatan SDM dan Sistem Digital, Pemprov Sumut dan DEN Siapkan Pertanian Berbasis AI
Tekankan Penguatan SDM dan Sistem Digital, Pemprov Sumut dan DEN Siapkan Pertanian Berbasis AI

AKURAT SUMUT Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Dewan Ekonomi Nasional (DEN) tengah mematangkan konsep penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam tata kelola sektor pertanian.

Pemanfaatan teknologi ini diyakini dapat mempercepat modernisasi pertanian sekaligus mendongkrak produksi secara signifikan.

Dikutip dari website resmi Diskominfo Sumut, Selasa, 3 Maret 2026, Gubernur Sumut, Bobby Nasution, menegaskan bahwa implementasi AI tidak cukup hanya dengan penyediaan perangkat teknologi.

Menurutnya, kesiapan sumber daya manusia, mulai dari petani, penyuluh hingga pemangku kepentingan terkait, menjadi faktor krusial agar sistem dapat berjalan optimal.

“Penguatan sistem digital itu penting. Bukan hanya alatnya, tetapi juga SDM yang mengoperasikan, serta dukungan kebijakan yang tepat,” ujar Bobby saat mengikuti rapat virtual bersama DEN dari kediamannya di Komplek Tasbih, Medan, Senin (23/2/2026).

Ia menjelaskan, semakin baik kemampuan pengguna dalam mengelola dan memasukkan data, maka semakin akurat pula hasil analisis yang dihasilkan AI.

Teknologi tersebut dinilai mampu membantu memprediksi curah hujan, menentukan jadwal tanam dan panen, menganalisis serangan hama beserta metode penanganannya, hingga memproyeksikan hasil produksi.

Ia menambahkan, akurasi data menjadi kunci utama agar sistem AI dapat memberikan rekomendasi yang presisi dan relevan bagi kebutuhan pertanian di daerah.

Sementara itu, Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan bahwa sistem pertanian berbasis AI untuk Sumut pada prinsipnya telah siap diimplementasikan. Bahkan, sejumlah investor disebut telah menyatakan komitmen untuk mendukung pengembangan teknologi tersebut.

Menurut Luhut, sistem AI saat ini sudah diterapkan di Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura 2 (TSTH 2) dan dinilai siap diaplikasikan secara lebih luas di sektor pertanian masyarakat.

“Sistem AI-nya sudah tersedia dan bekerja sama dengan TSTH. Lahan juga ada. Ini bukan lagi wacana, titik-titiknya sudah ada dan tinggal kita integrasikan,” kata Luhut.

Rapat virtual tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Suwandi, jajaran DEN, para bupati se-Sumut, serta organisasi perangkat daerah Pemprov Sumut dan peneliti TSTH 2 yang mendampingi Gubernur.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.