Sumut

Sekolah Rakyat Hadir di Sumut! Harapan Baru untuk Anak-anak dari Keluarga Kurang Mampu

Kurnia | 12 April 2025, 02:18 WIB
Sekolah Rakyat Hadir di Sumut! Harapan Baru untuk Anak-anak dari Keluarga Kurang Mampu

AKURAT SUMUT - Empat sekolah rakyat baru dikonsepkan untuk mulai beroperasi pada tahun ajaran 2025-2026 di Sumatera Utara.

Inisiatif ini merupakan bagian dari program Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan memberikan pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Program ini juga didukung oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Sumut guna mengoptimalkan potensi aset lokal dalam mengatasi masalah kemiskinan.

Lokasi dan Dukungan Pemerintah

Sebanyak empat titik lokasi telah diprioritaskan untuk pendirian sekolah rakyat di Sumut, yakni:

  • Satu gedung milik Pemerintah Provinsi Sumut.

  • Dua gedung yang dimiliki Kementerian Sosial di Deliserdang.

  • Satu gedung di Kampus V UIN Sumut di Kota Tebingtinggi.

Gubernur Sumut, Bobby Nasution, menyatakan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mewujudkan visi tersebut.

"Kami akan terus membantu mengatasi kemiskinan agar masyarakat yang kurang mampu dapat merasakan manfaat pendidikan yang baik dan layak," ujar Bobby setelah mendampingi Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, dalam Dialog Pilar Sosial di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Medan.

Strategi Pengembangan dan Pelaksanaan Program

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa sekolah rakyat didesain untuk memberikan fasilitas lengkap bagi siswa, termasuk asrama sebagai tempat tinggal selama menempuh pendidikan.

"Kami menargetkan agar setiap daerah memiliki sekolah berasrama bagi keluarga tingkat desil satu dan dua, sehingga anak-anak yang kurang mampu dapat mengejar cita-citanya," ujar Saifullah.

Dalam skala nasional, pihak Kementerian Sosial sedang melakukan simulasi terkait kebutuhan anggaran dan kapasitas sekolah.

Diperkirakan akan ada 50 sekolah rakyat yang dibuka di berbagai daerah Indonesia pada tahun ini, termasuk di Sumut yang pada awalnya menerima 21 usulan dari kabupaten/kota.

Bahkan, usulan tersebut kini telah bertambah menjadi 22 daerah dengan harapan seluruh usulan tersebut dapat terealisasi.

Bobby Nasution menjelaskan, "Bagi daerah yang belum mengajukan usulan bukan berarti tidak ingin, melainkan masih terkendala pada keterbatasan aset dan pengadaan lahan."

Fasilitas dan Rencana Pengembangan di Tebingtinggi

Di Kota Tebingtinggi, salah satu lokasi yang dipilih terletak di kampus UIN Sumut. Rektor UIN Sumut, Nuhayati, menjelaskan bahwa gedung tersebut sebelumnya merupakan bangunan Akademi Kebidanan dan telah dilengkapi dengan fasilitas asrama serta laundry.

Meskipun kapasitas saat ini mencapai 300 siswa, pihak terkait terus mengupayakan perluasan lahan agar fasilitas dapat menampung hingga 1.000 siswa.

Wali Kota Tebingtinggi, Iman Irdian Saragih, menyatakan keseriusan pemerintah kota dalam mendukung program ini.

"Kami berkomitmen untuk memperluas lahan Gedung UIN Sumut. Saat ini lahan yang ada seluas 2,3 hektare, namun kami akan melakukan perluasan hingga mencapai 5 hektare," ungkap Iman.

Kolaborasi Antarpemda dan Penutup

Kerja sama yang sinergis antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk mewujudkan sekolah rakyat.

Baik pihak Pemprov, Kementerian Sosial, maupun pemerintah daerah di Sumut saling mendukung dengan memanfaatkan aset-aset yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Gus Ipul, yang juga dikenal akrab dengan Saifullah Yusuf, menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada koordinasi intensif dalam hal perekrutan siswa, guru, dan penyediaan fasilitas pendukung lainnya.

Gubernur Bobby Nasution mengakhiri pertemuan dengan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Menteri Sosial karena telah memilih Sumut sebagai salah satu lokasi percontohan.

"Ini merupakan langkah besar dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan yang menyeluruh, sehingga anak-anak yang selama ini kurang beruntung bisa meraih mimpi mereka," ujar Bobby.

Program Sekolah Rakyat ini diharapkan menjadi cikal bakal perbaikan kesejahteraan masyarakat, sekaligus membuka peluang bagi anak-anak dari keluarga miskin untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas, sehingga mereka dapat membangun masa depan yang lebih cerah.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
I