UINSU dan Kemen PPPA Sepakat Wujudkan Indonesia Ramah Perempuan dan Anak

AKURAT SUMUT (Medan) - Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) menjalin kerja sama strategis dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Republik Indonesia untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Indonesia yang ramah terhadap perempuan dan anak.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tersebut berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan.
MoU ditandatangani oleh Rektor UINSU, Nurhayati, bersama Menteri PPPA Dra. Arifatul Choiri Fauzi, disaksikan oleh jajaran pejabat pemerintah daerah serta pimpinan perguruan tinggi di Sumatera Utara.
Kegiatan ini juga dirangkai dengan penandatanganan kerja sama antara Koordinatorat Perguruan Tinggi Agama Islam (Kopertais) Wilayah IX Sumatera Utara dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Baca Juga: Kadis Pendidikan Labuhanbatu Kirim Kabid SMP Menelusuri Diduga Oknum Guru Aniaya Orang Tua Siswa
Dalam sambutan tertulis Gubernur Sumatera Utara yang dibacakan oleh Wakil Gubernur, disebutkan bahwa sekitar 49,95 persen dari total penduduk Sumatera Utara adalah perempuan.
Kondisi ini menjadi potensi besar sekaligus tantangan dalam pembangunan berkelanjutan, khususnya di bidang kesetaraan gender dan perlindungan anak.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah menetapkan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak sebagai program prioritas dalam RPJMD 2025–2029.
Selain itu, Pemprov juga telah menerbitkan sejumlah regulasi, seperti Perda tentang Perlindungan Anak, Perlindungan Perempuan dari Kekerasan, serta Pengarusutamaan Gender.
Menteri PPPA Dra. Arifatul Choiri Fauzi mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Sumut dan perguruan tinggi dalam memperkuat peran perempuan serta memastikan perlindungan anak.
Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif.
“Kerja sama seperti ini penting agar setiap kebijakan dan program dapat berpihak pada perempuan dan anak, sekaligus mendukung visi menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Rektor UINSU, Nurhayati, menyatakan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab sosial dalam membangun kesadaran dan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Baca Juga: Dan Terjadi Lagi! Korupsi Digital Pendidikan, Ilyas Sitorus Resmi Ditahan, Negara Rugi Rp1,8 Miliar
“UINSU berkomitmen untuk berkontribusi melalui riset, pelatihan, dan pengabdian masyarakat yang fokus pada pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” ujar Prof. Nurhayati.
Kerja sama antara Kemen PPPA, UINSU, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara ini diharapkan dapat melahirkan berbagai program kolaboratif di bidang riset, edukasi, dan advokasi sosial, guna memperkuat posisi perempuan serta menjamin pemenuhan hak anak di Sumatera Utara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumut, Saiful Anwar Matondang, Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap, serta perwakilan dari TP PKK, OPD, dan para bupati/wali kota se-Sumatera Utara.
Baca Juga: UIN RIL dan UIN Sumut Ukir Prestasi Internasional di THE Impact Rankings 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Aceh Dikepung Kabut Asap: BMKG Ungkap Pemicu dan Ancaman Transboundary Haze
- 2Bus Tahanan Polres Labuhanbatu Masuk Jurang Usai Tabrak Fuso di Jalinsum Labura, Tahanan Luka-Luka
- 3Sengketa Lahan Aceh Utara: Masyarakat dan Serikat Tani Desak PTPN Cot Girek Kembalikan 400 Hektar Tanah Sertifikat
- 4Kabut Asap Karhutla di Aceh Kian Pekat, BMKG Peringatkan Dampak Risiko Kesehatan Warga
- 5Polisi Terlibat Kejar-Kejaran Gerebek Narkoba di Tanjung Morawa, Tujuh Pelaku Ditangkap
- 6Dampak Kabut Asap Karhutla, Dinas Pendidikan Labuhanbatu Terapkan PJJ Bagi Siswa PAUD hingga SMP
- 7Tabrakan Beruntun Maut di Sergai, Sopir Angkutan Tewas dan 9 Orang Luka-Luka
- 8Polres Asahan Tangkap Ayah Tiri Kasus Persetubuhan Anak di Air Joman
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur


