Kapolres Labuhanbatu Turunkan Ratusan Personil Pengamanan PKS PT.PPSP Pulo Padang, Anggaran Dipertanyakan
Redaksi | 17 Mei 2024, 17:25 WIB

AKURAT SUMUT - Kapolres Labuhanbatu, AKBP. DR.Bernhard L.Malau S.IK, MH, menurunkan ratusan personil untuk pengamanan pengoperasian kembali PKS PT.PPSP Pulo padang juga terhadap masyarakat kontra dalam pendirian PKS tersebut, Selasa(14/5/2024).
Hal tersebut sesuai Surat Perintah Kapolres Labuhanbatu Nomor :
Sprin/638/V/PAM.3.3./2024, tanggal 12 Mei 2024 tentang Pelaksanaan Pengamanan Pengoperasian kembali Pabrik Kelapa Sawit PT. Pulo Padang Sawit Permai di Wilayah Hukum Polres Labuhanbatu.
Sebelumnya, Kapolres Labuhanbatu melaksanakan apel pengecekan ratusan personel dilaksanakan pada hari Senin tanggal 13 Mei 2024 pukul 16.00 WIB di Lapangan Apel Mapolres Labuhanbatu, seluruh personel yang terlibat pengamanan tanpa terkecuali melaksanakan apel pengecekan tersebut.
Dan seluruh Personel yang terlibat pengamanan, agar mempersiapkan segala sesuatu (baju, celana dan lain-lain) selama 7 hari.
Dimana permasalahan PKS PT.PPSP Pulo Padang sejak tahun 2017 sampai hingga saat ini masih tidak diterima dari sekelompok masyarakat Pulo Padang sekitar berdirinya PKS tersebut.
Dalam pendirian PKS tersebut berdekatan langsung dengan pemukiman masyarakat dan berbatas langsung dinding sekolah.
Sebahagian Masyarakat yang menolak pendirian dan pengoperasian kembali PKS PT.PPSP Pulo Padang sampai hari ini melakukan aksi tanam diri, Kamis(16/5/2024) siang hingga hari ini.
Aksi tersebut dilihat langsung ratusan personil polres labuhanbatu yang mengamankan pengoperasian PKS PT.PPSP Pulo Padang.
Nasir Wadiansan Harahap, SH selaku pengamat hukum labuhanbatu disaat awak media meminta tanggapannya dalam hal aksi masyarakat tanam diri tolak pendirian dan pengoperasian PKS tersebut, Kamis (16/5/2024) dan Ratusan personil polres labuhanbatu terlibat pengamanan pengoperasian kembali PKS PT.PPSP Pulo Padang menyampaikan Keadilan di wilayah hukum labuhanbatu sangat dipertanyakan.
Dimana aksi tanam diri yang dilakukan masyarakat merupakan matinya rasa keadilan untuk mereka, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu sangat tak peduli dengan masyarakat dan anak-anak di sekitar berdirinya dan pengoperasian PKS PT.PPSP Pulo Padang, ujar Nasir.
Terkait Pengamanan pengoperasian kembali PKS PT. PPSP Pulo Padang oleh ratusan personil polres labuhanbatu dipertanyakan berapa jumlah anggaran pengerahan ratusan personil tersebut, tegasnya.
Lanjutnya, Pengerahan ratusan personil polres labuhanbatu sesuai Surat Perintah Kapolres Labuhanbatu apa anggarannya dari polres labuhanbatu atau poldasu kita pertanyakan.
Disisi lain, Awak media mengkonfirmasi Kapolres Labuhanbatu melalui What pribadinya, Kamis(16/5/2024) terkait anggaran pengerahan ratusan personil untuk pengamanan dan pengoperasian kembali PKS PT.PPSP Pulo Padang selama 7 hari tidak menjawab hingga pemberitaan ditayangkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









