Sumut

Harmoni Diplomasi dan Ekonomi Indonesia–Rusia Teken 4 MoU Strategis,Prabowo dan Putin Sepakati Investasi Rp37 Triliun!

Kurnia | 21 Juni 2025, 02:31 WIB
Harmoni Diplomasi dan Ekonomi Indonesia–Rusia Teken 4 MoU Strategis,Prabowo dan Putin Sepakati Investasi Rp37 Triliun!

AKURAT SUMUT - Kamis pagi (19/6/2025) di Istana Konstantinovskiy, St. Petersburg, Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin membuka lembaran baru hubungan Indonesia–Rusia dengan menyaksikan prosesi penandatanganan empat dokumen kerja sama.

Sebelum memberikan pernyataan pers bersama, keduanya menyetujui kesepakatan yang mencakup bidang pendidikan, transportasi, digital–media, dan investasi besar senilai 2 miliar euro.

Di sela acara, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Brian Yuliarto menandatangani Perjanjian Kerja Sama dalam pendidikan tinggi bersama Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Rusia.

Tak hanya itu, Menteri Perhubungan RI Sugiono juga menandatangani Memorandum Saling Pengertian di bidang transportasi dengan mitranya dari Rusia, memperkuat konektivitas udara dan laut kedua negara.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid secara resmi menandatangani Nota Kerja Sama tentang pengembangan ekosistem digital dan media massa bersama Kementerian Pengembangan Digital, Komunikasi, dan Media Massa Rusia.

Di panggung yang sama, Komisaris Utama Danantara Rosan Perkasa Roeslani menandatangani Nota Kesepahaman dengan Russian Direct Investment Fund untuk membangun platform investasi bilateral senilai 2 miliar euro.

Setelah prosesi itu usai, Presiden Putin tampil di hadapan awak media. Dengan nada tegas, Putin menegaskan pentingnya Indonesia sebagai mitra kunci Rusia di kawasan Asia Pasifik, sekaligus mengungkap lonjakan volume perdagangan bilateral sebesar 40 persen pada empat bulan pertama tahun ini, naik dari 4,3 miliar dolar AS tahun lalu.

Tak mau kalah, Presiden Prabowo Subianto menyambung sorotan hubungan yang makin intens.

Dalam paparannya, ia menyebut setiap lini kerja sama sudah menunjukan peningkatan yang berarti, sejak kunjungan-kunjungan sebelumnya.

Presiden Prabowo juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Rusia dalam percepatan keanggotaan Indonesia di BRICS.

Dalam pidatonya di sesi panel SPIEF 2025, Prabowo mengapresiasi dukungan Rusia terhadap Indonesia di BRICS.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Rusia atas dukungannya terhadap keanggotaan Indonesia dalam BRICS dengan sangat cepat.” Ujar Prabowo.

Ia pun memberi penghargaan kepada Pemerintah China, Afrika Selatan, dan mantan Presiden Brasil sekaligus Ketua NDB Dilma Vana Rousseff atas dukungan serupa bagi posisi Indonesia di New Development Bank.

Sejak resmi bergabung dengan BRICS pada 6 Januari 2025, menjadi anggota ke-10 setelah Mesir, Ethiopia, Iran, dan Uni Emirat Arab, Indonesia terus menunjukkan peran aktif di kancah global.

Keanggotaan di NDB yang diumumkan pada 25 Maret 2025 menegaskan komitmen Indonesia pada pembangunan berkelanjutan dan infrastruktur negara berkembang.

Belasan pejabat tinggi Indonesia mendampingi Presiden Prabowo, antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, dan sejumlah menteri lain yang terlibat langsung dalam empat kesepakatan tersebut.

Kehadiran mereka menegaskan tuntasnya sinergi antarlembaga dalam memperkuat relasi Indonesia–Rusia.

Puncak kunjungan kenegaraan ini sekaligus menutup lawatan resmi Presiden Prabowo di St. Petersburg pada 18–20 Juni 2025.

Menjelang keberangkatan kembali ke Tanah Air, Presiden Prabowo tercatat sebagai pembicara utama dalam forum ekonomi yang kerap disebut Davos-nya Rusia, berdampingan dengan Putin, Pangeran Nasser bin Hamad Al-Khalifa, Wakil PM Tiongkok Ding Xuexiang, dan Wakil Presiden Afrika Selatan Paul Mashatile.

Dengan empat kesepakatan strategis ini, babak baru kemitraan Indonesia–Rusia resmi dimulai, memadukan diplomasi, ekonomi, dan teknologi demi keuntungan bersama.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
I