Sarimpunan Asisten 1 Tidak Transparan Anggaran HUT ke 79 Pemkab Labuhanbatu, LSM: tak punya malu?

AKURAT SUMUT - Sarimpunan Ritonga, asisten 1 dinilai tidak transparan terkait jumlah anggaran yang dipergunakan untuk acara HUT ke 79 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu.
Terbukti, saat awak media melakukan konfirmasi berapa jumlah anggaran acara HUT ke 79 Pemkab Labuhanbatu yang dihelat sangat sederhana di gedung serbaguna rumah dinas Bupati Labuhanbatu di Jalan WR Supratman, Rantauprapat, Kamis, 17 Oktober 2024.
Anehnya, Sarimpunan malah seolah menerima informasi dari awak media. Padahal, jelas awak media melakukan konfirmasi kepadanya sebagai panitia pelaksana acara HUT ke 79 Pemkab Labuhanbatu.
"Walaikumsalam, info diterima, terimakasih" jawabnya nyeleneh melalui pesan WhatsApp.
Terpisah, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komunitas Masyarakat Labuhanbatu (KML), Hanafiah menilai bahwa Sarimpunan Asisten 1 tidak transparan.
Padahal, kata aktivis LSM itu, masyarakat punya hak mengetahui anggaran yang dipergunakan oleh pemerintah.
Baca Juga: Proyek CV Alvarez Rp 7 Milyar Lebih Makan Korban, Besok Kasat Lantas Cek Lokasi
" Itu hak mutlak masyarakat untuk mengetahui berapa jumlah anggaran yang digunakan" katanya.
Jika Sarimpunan, bersikeras tidak transparan mengenai anggaran bisa dipidanakan.
" Apa tak punya malu ya pejabat sekarang (Sarimpunan) ?. Hak masyarakat saja tidak diberikan. Itu jelas ada pidananya loh, di undang-undang keterbukaan informasi publik jelas diatur" ucapnya.
Ketua LSM itupun tegas meminta Pjs Bupati Labuhanbatu, Faisal Arif Nasution agar mengevaluasi dan copot Sarimpunan sebagai pejabat asisten 1 di Pemkab Labuhanbatu.
"Kami minta agar bapak Pjs Bupati yang terhormat agar mengevaluasi dan mencopot Sarimpunan" tegasnya.
Sebelumnya, hari ulang tahun (HUT) ke 79 Pemkab Labuhanbatu digelar sangat sederhana di gedung serbaguna rumah dinas Bupati di Jalan WR Supratman, Rantauprapat, Kamis, 17 Oktober 2024.
Baca Juga: Diduga Oknum ASN Jabatan Sekretaris Di Labuhanbatu Selingkuh, SRS : Benar, Namanya Laki-laki
Acara yang digelar hanya setengah hari itu mendapatkan kritikan pedas dari sejumlah kalangan.
ASN, Aktivis dan masyarakat sependapat menduga bahwa keuangan Pemkab Labuhanbatu dalam keadaan kolaps.
Namun, anehnya, Sarimpunan Asisten 1 Pemkab Labuhanbatu itu tidak menjawab tegas saat dikonfirmasi terkait jumlah anggaran dan dugaan Pemkab Labuhanbatu dalam keadaan kolaps.
"Walaikumsalam, info diterima, terimakasih" jawabnya melalui pesan WhatsApp.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









