Dunia Sepak Bola Berduka, Pemain ini Meninggal di Usia 19 Tahun Akibat Kondisi Langka

AKURAT SUMUT - Luca Manolache, pemain sepak bola muda berusia 19 tahun yang pernah memperkuat tim Metaloglobus Bucuresti Romania, meninggal dunia secara mendadak setelah mengalami serangkaian gejala kesehatan yang mengkhawatirkan.
Kejadian memilukan ini terjadi ketika Luca sedang dalam percakapan telepon dengan ibunya, menandai akhir tragis dari perjalanan karir dan kehidupan muda yang penuh harapan.
Sebelum insiden mematikan tersebut, Luca sudah mengalami berbagai gejala yang mengganggu performanya di lapangan.
Gejala yang dideritanya meliputi kelelahan berkepanjangan, pusing, menggigil, dan bahkan buang darah pada tinja.
Dalam beberapa pertandingan terakhir, kondisinya semakin memburuk hingga membuatnya kesulitan menjalani babak pertama pertandingan.
Dalam salah satu pertandingan, kondisinya memburuk sehingga mengharuskan tim medis memanggil ambulans karena ia mengeluhkan pandangannya yang mendadak menjadi gelap.
Pada tanggal 28 Februari, Luca mulai merasakan ketidaknyamanan saat sedang bersama anggota keluarga.
Kondisinya semakin memburuk dan membuat anggota keluarga tersebut segera menghubungi ambulans. Dalam keterpurukannya, Luca kemudian menghubungi ibunya dan berkata,
"Bu, Bu, aku tidak sanggup lagi."
Kemudian ia menambahkan,
"Ibu, menurut Ibu, aku akan meninggal?"
Mendengar keluhan putranya, Ana, ibu Luca, segera menuju Rumah Sakit County di Targoviște.
Namun, sebelum ia sampai, kabar memilukan telah menunggu bahwa Luca telah berpulang.
Hasil otopsi mengungkapkan bahwa penyebab kematian Luca adalah
"tenggelam dalam asam lambungnya sendiri." Luka yang terjadi akibat muntah darah dalam jumlah besar menyebabkan reaksi fatal antara tubuhnya dan asam lambung, sehingga membuatnya tidak mampu bertahan.
Tim Metaloglobus București menyampaikan duka cita yang mendalam atas kehilangan Luca. Dalam pernyataan resmi, mereka mengenang senyum ceria dan kecintaan Luca terhadap sepak bola yang selalu membawa kebahagiaan di lapangan.
Pernyataan itu mengungkapkan bahwa penampilan terakhirnya bersama tim terjadi pada 24 Agustus 2024 dalam pertandingan melawan CS Afumati, di mana ia sempat bermain selama 10 menit sebagai pemain cadangan.
Setelah pertandingan tersebut, Luca dilaporkan mengalami kelelahan saat latihan, yang membuat staf teknis memutuskan untuk menghentikan keikutsertaannya dalam latihan dan menganjurkan pemeriksaan medis secara menyeluruh.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Aceh Dikepung Kabut Asap: BMKG Ungkap Pemicu dan Ancaman Transboundary Haze
- 2Bus Tahanan Polres Labuhanbatu Masuk Jurang Usai Tabrak Fuso di Jalinsum Labura, Tahanan Luka-Luka
- 3Sengketa Lahan Aceh Utara: Masyarakat dan Serikat Tani Desak PTPN Cot Girek Kembalikan 400 Hektar Tanah Sertifikat
- 4Kabut Asap Karhutla di Aceh Kian Pekat, BMKG Peringatkan Dampak Risiko Kesehatan Warga
- 5Polisi Terlibat Kejar-Kejaran Gerebek Narkoba di Tanjung Morawa, Tujuh Pelaku Ditangkap
- 6Dampak Kabut Asap Karhutla, Dinas Pendidikan Labuhanbatu Terapkan PJJ Bagi Siswa PAUD hingga SMP
- 7Tabrakan Beruntun Maut di Sergai, Sopir Angkutan Tewas dan 9 Orang Luka-Luka
- 8Polres Asahan Tangkap Ayah Tiri Kasus Persetubuhan Anak di Air Joman
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur


