Upaya Revitalisasi dan 10 Hari Pembersihan, Walkot janjikan Stadion sangnawaluh akan Siap Kembali Digunakan!

AKURAT SUMUT - Pemerintah Kota Pematangsiantar telah memulai langkah nyata untuk mengembalikan kejayaan fasilitas olahraga kota melalui program revitalisasi Stadion sangnawaluh.
Kegiatan pembersihan ini digalakkan sebagai bagian dari program 100 hari kerja yang diprakarsai oleh Wali Kota Wesly Siahaan dan Wakil Wali Kota Herlina, guna mengoptimalkan fungsi stadion sebagai tempat latihan dan pertandingan sepakbola lokal.
Pada Selasa (04/03/2025), setelah meninjau langsung lokasi di Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Timur, Wali Kota Wesly Siahaan bersama Wakil Wali Kota Herlina serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi Stadion sangnawaluh.
Dalam kunjungannya, Wesly menekankan pentingnya perhatian serius terhadap fasilitas tersebut.
"Stadion sangnawaluh harus menjadi kebanggaan masyarakat Kota Pematangsiantar dan juga masyarakat Provinsi Sumatera Utara, setara dengan Stadion Teladan di Kota Medan," ujarnya.
Upaya perbaikan dimulai dengan pembersihan area stadion. Pada Rabu (05/03/2025), alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum mulai meratakan pertumbuhan tanaman semak yang mengganggu lapangan sepakbola serta sekitarnya.
Kepala Dinas Pariwisata, Muhammad Hamam Sholeh AP, menginformasikan bahwa proses pembersihan ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar 10 hari.
"Hari ini kita mulai bergerak sesuai arahan Bapak Wali Kota," ungkap Hamam Sholeh, menandai keseriusan pemerintah kota dalam merevitalisasi fasilitas olahraga tersebut.
Revitalisasi Stadion sangnawaluh diharapkan dapat membuka kembali peluang bagi klub-klub sepakbola lokal untuk menjadikan stadion sebagai pusat latihan dan pertandingan, sehingga turut mendukung pengembangan talenta muda di bidang olahraga.
Hazmin Fath, pelatih FC Siantar City, menyatakan bahwa program ini merupakan angin segar bagi dirinya dan para pemain.
"Program menghidupkan kembali sepakbola dengan memperbaiki Stadion sangnawaluh memberikan motivasi baru bagi kami untuk terus berlatih dan mengasah kemampuan," ujarnya.
Meski selama ini stadion mengalami penelantaran dan asosiasi sepakbola sempat vakum, semangat pesepakbola untuk tetap berlatih tetap terjaga.
Hingga saat ini, FC Siantar City pun menjalankan latihan di lapangan Brimob Subden Pematangsiantar yang terletak bersebelahan dengan Stadion sangnawaluh.
Sebelum meninggalkan lokasi, Wali Kota Wesly Siahaan, yang didampingi Sekretaris Daerah Junaedi Antonius Sitanggang serta pimpinan dari beberapa OPD, menyapa warga sekitar.
Dalam kesempatan itu, Wesly menyerukan agar kondisi stadion diperhatikan dengan serius oleh seluruh pihak terkait, termasuk Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Arry S Sembiring SSTP MSi serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sofyan Purba SSos.
"Ini telah terjadi pembiaran sehingga fasilitas telantar seperti ini. Kita harus mengembalikan Stadion sangnawaluh sesuai fungsi dan peruntukannya. Saya yakin, setelah stadion dibersihkan, akan ada pihak-pihak yang bersedia membantu merevitalisasi bangunan ini. Kita dulu yang bergerak membersihkan ini," tegas Wesly.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johannes Sihombing SSTP MSi juga turut memastikan bahwa pembersihan bagian dalam Stadion sangnawaluh akan segera dilakukan.
Dengan semangat dan komitmen bersama, diharapkan dalam waktu dekat stadion ini dapat kembali beroperasi sebagai pusat kegiatan olahraga yang mendukung pengembangan bakat sepakbola di Kota Pematangsiantar.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








