Sumut

Senjata Tajam Dan Botol Kaca Lolos Ke Blok Hunian! Razia Mendadak Lapas Gunungtua Pertanyakan Celah Keamanan

Deddy Siregar | 31 Agustus 2026, 16:36 WIB
Senjata Tajam Dan Botol Kaca Lolos Ke Blok Hunian! Razia Mendadak Lapas Gunungtua Pertanyakan Celah Keamanan
RAZIA INSIDENTIL LAPAS GUNUNGTUA: Benda Tajam Lolos ke Blok Hunian, Celah Keamanan Disorot! - Dok: Lapas Gunungtua

Gunungtua - Penemuan sederet barang terlarang dan berpotensi bahaya di dalam Blok A.H. Nasution Lapas Kelas III Gunungtua pada Senin (31/8/2026) memicu sorotan tajam.

Meski razia insidentil berhasil menyita belasan benda tajam dan berbahaya, temuan ini sekaligus membongkar masih rapuhnya pengawasan pintu masuk utama lembaga pemasyarakatan tersebut.

​Dalam penggeledahan mendadak di Kamar I dan Kamar III yang dipimpin Kasubsi Kamtib bersama 13 personel gabungan, petugas mengamankan 5 buah pisau cukur, 2 gunting kuku, 1 paku, hingga 2 botol kaca kecil.

Keberadaan benda-benda ini memicu kekhawatiran besar mengingat material kaca dan logam tajam dapat dengan mudah disalahgunakan menjadi senjata rakitan yang mengancam keselamatan sipir maupun sesama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

​Selain benda tajam, tim gabungan yang terdiri dari Pejabat Struktural, Regu Pengamanan (Rupam) Siang, Taruna Poltekip, hingga staf Lapas juga menyita 3 buah mancis, 5 sendok logam, 2 tali pinggang, 3 utas tali, 1 pinset, 5 pulpen, dan 4 batang sumpit kayu.

Seluruh barang temuan langsung diinventarisir di ruang Kasubsi Kamtib untuk dimusnahkan.

​Lolosnya barang-barang berisiko tinggi tersebut ke dalam kamar hunian yang dalam kondisi terkunci menjadi bukti nyata adanya celah keterlanjuran dalam sistem pemeriksaan barang maupun pengunjung.

Sorotan publik kini tertuju pada efektivitas prosedur operasional standar (SOP) di garis depan pengamanan. Jika paku, pisau cukur, hingga botol kaca bisa menyelusup masuk tanpa terdeteksi, risiko penyelundupan barang terlarang yang lebih masif seperti narkoba dan alat komunikasi ilegal jelas mengintai di depan mata.

​Pihak Lapas menegaskan bahwa razia mendadak ini merupakan komitmen menjalankan program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, terkait pemberantasan peredaran narkoba dan penipuan di dalam Lapas/Rutan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.