Viral Diduga Personil Satlantas Labuhanbatu Razia Tidak ada Nama di SPT, Kasat, Rasidin: "Benar, Tidak Ada Masalah"
Redaksi | 31 Juli 2024, 16:00 WIB

AKURAT SUMUT - Kasatlantas Polres Labuhanbatu, AKP. Rasidin Saragih menanggapi Viral di media sosial (Medsos) Facebook video seorang pria pengendara mobil pribadi diberhentikan diduga personil polisi Satuan lalulintas (Satlantas) Polres Labuhanbatu.
Sebelumnya dilihat Akurat.co, Jumat, 26 Juli 2024, facebook atas nama Fery Zilas memosting video diduga personil Polantas Polres Labuhanbatu sedang melaksanakan razia patuh toba.
Dalam akun Fery Zilas video yang di-posting itu dengan keterangan "Nama tidak tercantum dalam SPT, Oknum Satlantas menghindar saat dicecar pengendara. Sebagai penambah pengetahuan untuk masyarakat khususnya pengendara. Yang sering bilang sudah lengkap tetap aja ada yg salah. Nah,,, ini video simak baik-baik....."
Video berdurasi 7.07 menit itu sudah dikomentari 6 ribu 300 ratus lebih netizen dan di share 4 ribu 4 ratus lebih dan di like 37 ribu lebih netizen.
Dalam vdeo berdurasi 7.07 menit itu terlihat seorang pria yang belum diketahui identitasnya mengenakan baju merah bercorak daun berwarna biru dihentikan personil.
Saat dimintai personil satuan lalu lintas (Satlantas) surat-surat kelengkapan berkendara nya, Pria pemilik kendaraan itu meminta surat perintah tugas (SPT) kepada personil itu. "Coba bawa SPT-nya" kata Pria berambut pendek itu.
Saat Personil lainnya memperlihatkan SPT, Pria pengendara mobil itu bertanya siapa nama personil yang tadi menghentikan laju kendaraannya. Malah personil itu menghindar dan meninggalkan Pria pengendara bersama teman Polantas lainnya.
"Bapak namanya siapa? Siapa nama bapak itu? Ngak, bapak itu siapa namanya, saya mau cek dulu? " tanya Pria itu kepada petugas Polisi sembari menunjuk kearah seorang petugas yang menghindar yang diduga namanya tidak tertera di surat perintah tugas (SPT) yang diperlihatkan itu.
"Ni nama saya ha Afrizal" kata petugas yang berdebat dengan seorang Pria pengendara itu.
Dalam video yang beredar itu, Petugas atas nama Afrizal itu tidak bisa memastikan nama rekannya itu masuk dalam surat perintah tugas (SPT).
"Beliau tidak boleh ikut razia, karena tidak ada namanya di SPT, karena beliau yang stop (berhentikan mobil) saya. Undangan-undang kan jelas, ngak boleh seperti itu, saya SIM dan STNK nya lengkap pak, silahkan periksa, ujar bapak pengendara.
Sisi lain, Kasat Lantas Polres Labuhanbatu, AKP. Rasidin Saragih menjawab Konfirmasi awak media terkait pemberitaan, Jum'at (26/7/2024) menyampaikan membenarkan video tersebut terkait viralnya di media sosial video personil polantas polres labuhanbatu lagi merazia Operasi Patuh Toba.
"Pengendara maupun masyarakat sipil tidak diperbolehkan mempertanyakan Sprint atau Surat Perintah Tugas pada petugas saat bertugas dalam merazia, ujar Kasat.
Lanjutnya, Tidak ada masalah bila ada personil satlantas polres labuhanbatu tidak ada namanya di Surat Perintah Tugas (SPT) dalam merazia, asal Personil itu berpakaian dinas lengkap.
"Kalo abang ingin tau undang-undangnya, datang aja ke kantor biar kita kasih undang-undangnya. Saya tunggu di kantor besok.
Saat awak media meminta Tanggapan Pengamat Hukum, Yaarham Dalimunthe,SH, Rabu(31/7/2024) menyampaikan Masyarakat sipil maupun Pengendara boleh mempertanyakan Surat Perintah Tugas bagi Personil Polisi Satlantas yang lagi merazia dan siapa yang bertanggung jawab dalam kegiatan tersebut.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Buntut Tragedi Keracunan Massal MBG di Karo, Kepala BGN Bawa Ancaman Pemecatan ASN Hingga Suspend Dapur SPPG
- 2Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 622 Pod Getar Bernarkoba Asal Malaysia
- 3Aksi Heroik Siswa SMAN 1 Panai Hilir Panjat Tiang Bendera Saat Upacara HUT ke-81 RI
- 4Sertijab PJU dan Kapolsek Medan: Kombes Jean Calvijn Tekankan Soliditas dan Pelayanan Publik
- 5HUT ke-81 RI, 463 Napi Lapas Rantauprapat Terima Remisi, 20 Orang Langsung Bebas
- 6Perkuat Sinergi Forkopimda, Kapolda Sumut Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Astaka
- 7Polda Sumut Salurkan 25 Ton Bantuan Tahap Pertama untuk Korban Gempa NTT
- 8Langkah Besar Pemkab Dan DPRD Labuhanbatu: KUA-PPAS APBD 2027 Resmi Disahkan
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur








