Sumut

Heboh di Medsos, Ops Patuh Toba Diduga Personil Lantas Polres Labuhanbatu Tanpa SPT

Redaksi | 26 Juli 2024, 18:16 WIB
Heboh di Medsos, Ops Patuh Toba Diduga Personil Lantas Polres Labuhanbatu Tanpa SPT

AKURAT SUMUT - Heboh dan Viral di akun Facebook media sosial video seorang pria pengendara mobil pribadi diberhentikan diduga personil Polisi lalulintas (Polantas) Polres Labuhanbatu saat Operasi Patuh Toba.

Awak media Akurat.co,  Jumat, 26 Juli 2024, melihat media sosial facebook (FB) di akun atas nama Fery Zilas memosting durasi beberapa menit video diduga personil Polantas Polres Labuhanbatu sedang melaksanakan razia operasi patuh toba.

Dalam akun facebook Fery Zilas video yang di-posting itu berdurasi beberapa menit dengan keterangan "Nama tidak tercantum dalam SPT, oknum polantas menghindar saat dicecar pengendara. Sebagai penambah pengetahuan untuk masyarakat khususnya pengendara. Yang sering bilang sudah lengkap tetap aja ada yg salah. Nah,,, ini video simak baik-baik....."

Facebook yang mana Video tersebut berdurasi 7.07 menit itu sudah dikomentari 6 ribu 300 ratus lebih netizen dan di share 4 ribu 4 ratus lebih dan di like 37 ribu lebih netizen.

Dalam video berdurasi 7.07 menit itu terlihat seorang pria yang belum diketahui identitasnya mengenakan baju merah bercorak daun berwarna biru dihentikan personil lantas polres labuhanbatu.

Saat dimintai kepada personil salah satu satuan lalu lintas (Satlantas) surat-surat kelengkapan berkendaranya, Pria pemilik kendaraan itu meminta surat perintah tugas (SPT) kepada personil itu. "Coba bawa SPT-nya" kata Pria berambut pendek itu.

Saat Personil lainnya memperlihatkan SPT, Pria pengendara mobil itu bertanya siapa nama personil yang tadi menghentikan laju kendaraannya. Malah personil itu menghindar dan meninggalkan Pria pengendara bersama teman Polantas lainnya.

"Bapak namanya siapa? Siapa nama bapak itu? Ngak, bapak itu siapa namanya, saya mau cek dulu? ", tanya Pria itu kepada petugas Polisi sembari menunjuk kearah seorang petugas yang menghindar yang diduga namanya tidak tertera di surat perintah tugas (SPT) yang diperlihatkan itu.

" Ni nama saya ha Afrizal" kata petugas yang berdebat dengan seorang Pria pengendara mobil itu.

Dalam video yang beredar itu, Petugas atas nama Afrizal itu tidak bisa memastikan nama rekannya itu masuk dalam surat perintah tugas.

Lanjutnya," Beliau tidak boleh ikut razia, karena tidak ada namanya di SPT, karena beliau yang setop (berhentikan mobil) saya. Undang - undang kan jelas, ngak boleh seperti itu, saya SIM dan STNK nya lengkap pak, silahkan periksa, tapi bapak-bapak juga harus

Terpisah, Kasat Lantas AKP Rasidin Saragih belum menjawab konfirmasi yang dilayangkan ke nomor WhatsApp pribadinya terkait video viral tersebut.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
Reporter
Redaksi
A