Heboh di Medsos, Ops Patuh Toba Diduga Personil Lantas Polres Labuhanbatu Tanpa SPT

AKURAT SUMUT - Heboh dan Viral di akun Facebook media sosial video seorang pria pengendara mobil pribadi diberhentikan diduga personil Polisi lalulintas (Polantas) Polres Labuhanbatu saat Operasi Patuh Toba.
Awak media Akurat.co, Jumat, 26 Juli 2024, melihat media sosial facebook (FB) di akun atas nama Fery Zilas memosting durasi beberapa menit video diduga personil Polantas Polres Labuhanbatu sedang melaksanakan razia operasi patuh toba.
Dalam akun facebook Fery Zilas video yang di-posting itu berdurasi beberapa menit dengan keterangan "Nama tidak tercantum dalam SPT, oknum polantas menghindar saat dicecar pengendara. Sebagai penambah pengetahuan untuk masyarakat khususnya pengendara. Yang sering bilang sudah lengkap tetap aja ada yg salah. Nah,,, ini video simak baik-baik....."
Facebook yang mana Video tersebut berdurasi 7.07 menit itu sudah dikomentari 6 ribu 300 ratus lebih netizen dan di share 4 ribu 4 ratus lebih dan di like 37 ribu lebih netizen.
Dalam video berdurasi 7.07 menit itu terlihat seorang pria yang belum diketahui identitasnya mengenakan baju merah bercorak daun berwarna biru dihentikan personil lantas polres labuhanbatu.
Saat dimintai kepada personil salah satu satuan lalu lintas (Satlantas) surat-surat kelengkapan berkendaranya, Pria pemilik kendaraan itu meminta surat perintah tugas (SPT) kepada personil itu. "Coba bawa SPT-nya" kata Pria berambut pendek itu.
Saat Personil lainnya memperlihatkan SPT, Pria pengendara mobil itu bertanya siapa nama personil yang tadi menghentikan laju kendaraannya. Malah personil itu menghindar dan meninggalkan Pria pengendara bersama teman Polantas lainnya.
"Bapak namanya siapa? Siapa nama bapak itu? Ngak, bapak itu siapa namanya, saya mau cek dulu? ", tanya Pria itu kepada petugas Polisi sembari menunjuk kearah seorang petugas yang menghindar yang diduga namanya tidak tertera di surat perintah tugas (SPT) yang diperlihatkan itu.
" Ni nama saya ha Afrizal" kata petugas yang berdebat dengan seorang Pria pengendara mobil itu.
Dalam video yang beredar itu, Petugas atas nama Afrizal itu tidak bisa memastikan nama rekannya itu masuk dalam surat perintah tugas.
Lanjutnya," Beliau tidak boleh ikut razia, karena tidak ada namanya di SPT, karena beliau yang setop (berhentikan mobil) saya. Undang - undang kan jelas, ngak boleh seperti itu, saya SIM dan STNK nya lengkap pak, silahkan periksa, tapi bapak-bapak juga harus
Terpisah, Kasat Lantas AKP Rasidin Saragih belum menjawab konfirmasi yang dilayangkan ke nomor WhatsApp pribadinya terkait video viral tersebut.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Buntut Tragedi Keracunan Massal MBG di Karo, Kepala BGN Bawa Ancaman Pemecatan ASN Hingga Suspend Dapur SPPG
- 2Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 622 Pod Getar Bernarkoba Asal Malaysia
- 3Aksi Heroik Siswa SMAN 1 Panai Hilir Panjat Tiang Bendera Saat Upacara HUT ke-81 RI
- 4Sertijab PJU dan Kapolsek Medan: Kombes Jean Calvijn Tekankan Soliditas dan Pelayanan Publik
- 5HUT ke-81 RI, 463 Napi Lapas Rantauprapat Terima Remisi, 20 Orang Langsung Bebas
- 6Perkuat Sinergi Forkopimda, Kapolda Sumut Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Astaka
- 7Polda Sumut Salurkan 25 Ton Bantuan Tahap Pertama untuk Korban Gempa NTT
- 8Kajati Aceh Lantik Rajendra Dharmalinga Wiritanaya Jadi Kajari Pidie, Tekankan Integritas dan Transparansi
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur






