Sumut

Dini Hari Mencekam di Kisaran! Polres Asahan Gagalkan Potensi Pertumpahan Darah, Lima Remaja dan Senjata Tajam Diamankan

Deddy Siregar | 11 September 2026, 11:48 WIB
Dini Hari Mencekam di Kisaran! Polres Asahan Gagalkan Potensi Pertumpahan Darah, Lima Remaja dan Senjata Tajam Diamankan
Patroli KRYD Polres Asahan gagalkan aksi tawuran dini hari di Kisaran. Lima remaja diringkus beserta belati, celurit panjang, dan gergaji modifikasi.

Asahan - Tim Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Polres Asahan sukses menggagalkan potensi pertumpahan darah akibat aksi tawuran antar kelompok remaja di kawasan Kota Kisaran, Kamis (10/9/2026) dini hari.

Dalam operasi skala besar yang dipimpin langsung oleh Kapolres Asahan AKBP Adi Dharma Pramudhita tersebut, lima orang remaja berhasil diringkus beserta tumpukan senjata tajam (sajam) berukuran tak lazim.

Penyisiran intensif yang dimulai sejak Rabu (9/9/2026) pukul 22.00 WIB ini menyasar sejumlah titik rawan kejahatan jalanan, geng motor, balap liar, hingga peredaran narkoba.

Puluhan personel bergerak menyisir rute krusial mulai dari Jalan Sei Renggas, Gerbang Tol Kisaran, Pabrik Benang, hingga koridor utama Kota Kisaran.

Awalnya, situasi sempat melandai saat petugas menertibkan lima remaja yang nongkrong di Taman Ma'dzijat tanpa barang bukti berbahaya. Namun, ketegangan pecah sekira pukul 02.00 WIB usai petugas menerima laporan intelijen terkait pergerakan kelompok pemuda bersenjata yang siap bertikai di kawasan Jalan Patimura, Kecamatan Kota Kisaran Barat.

Bergerak cepat mengepung lokasi, tim KRYD berhasil mengamankan lima remaja yang mendadak panik.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita berbagai sajam mematikan, mulai dari celurit raksasa, parang, pisau belati, hingga sajam modifikasi mengerikan berupa gergaji berkait yang dipasang pada ujung tongkat panjang.

Kapolres Asahan, AKBP Adi Dharma Pramudhita, menegaskan bahwa tindakan tegas ini merupakan komitmen mutlak kepolisian dalam memberangus geng motor dan aksi premanisme jalanan demi melindungi keselamatan warga.

“Pencegahan lebih kita utamakan. Namun, apabila ditemukan adanya pelanggaran atau tindak pidana, lakukan tindakan secara profesional, proporsional, dan sesuai ketentuan hukum. Tetap humanis, tetapi tegas,” ujar AKBP Adi Dharma Pramudhita.

Seluruh remaja beserta barang bukti sajam kini telah digelandang ke Mapolres Asahan untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Pihak kepolisian juga mengimbau keras para orang tua agar memperketat pengawasan terhadap anak-anak mereka pada malam hari guna mencegah keterlibatan dalam pusaran kriminalitas jalanan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.