Kapolri ‘Bakar’ Semangat Ribuan Mahasiswa UMSU, Bongkar Bahaya Tersembunyi AI Demi Indonesia Emas 2045

Medan - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mendadak ‘membakar’ semangat ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).
Dalam orasi ilmiahnya yang mengguncang Kampus Utama UMSU, Jalan Mukhtar Basri Medan, Senin (28/9/2026), jenderal bintang empat tersebut membongkar ancaman mengerikan di balik kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mengintai generasi muda jelang Indonesia Emas 2045.
Di hadapan ribuan peserta Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UMSU 2026, Kapolri secara blak-blakan menegaskan bahwa lonjakan teknologi dan kecerdasan buatan bak pisau bermata dua. Jika tak dikuasai dengan bijak, generasi muda dipastikan hanya akan menjadi mangsa empuk kejahatan siber yang semakin canggih.
"Bangun karakter dan integritas, kuasai teknologi secara bijak dan produktif, berani berkarya serta mengambil peran di tengah masyarakat," tegas Jenderal Listyo Sigit dengan nada bergelora di hadapan Civitas Akademika UMSU.
Kapolri membeberkan deretan ancaman nyata di ruang digital yang kini mengintai anak muda, mulai dari judi online, phishing, pencurian data pribadi, teror deepfake, hingga kejahatan berbasis kecerdasan buatan.
Fenomena ini makin mengkhawatirkan menyusul data Digital News Report 2026 yang mencatat 64 persen masyarakat Indonesia mengonsumsi berita dari media sosial, serta 48 persen menjadikannya sumber informasi utama.
Tak hanya itu, Listyo Sigit memberikan peringatan keras terkait bahaya fenomena bandwagon effect, kondisi psikologis saat masyarakat ikut-ikutan narasi liar tanpa filter di media sosial. Menurutnya, efek 'bebek' ini menjadi bahan bakar utama meledaknya hoaks, disinformasi, hingga potensi kekacauan Kamtibmas.
Lebih mengerikan lagi, ruang digital kini telah digerogoti sindikat kejahatan internasional mulai dari peredaran narkoba, penipuan lowongan kerja luar negeri, Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), hingga penyebaran paham ekstremis radikal.
Guna membentenginya, Kapolri menantang seluruh mahasiswa baru UMSU untuk tidak sekadar jadi penonton, melainkan wajib menjadi benteng pertahanan digital bangsa. Mahasiswa dituntut menguasai teknologi untuk melahirkan inovasi kreatif, memperluas wawasan, serta menjaga persatuan demi mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.
Satu Klik Sejuta Dampak
Mengusung tema “Satu Klik, Sejuta Dampak”, PKKMB UMSU 2026 dinilai sangat selaras dengan pesan strategis Kapolri mengenai adaptasi teknologi dan kepemimpinan masa depan. Listyo Sigit menekankan bahwa pesatnya perkembangan AI menghadirkan tantangan baru yang semakin kompleks, sehingga membutuhkan pemimpin muda yang mampu membaca arah perubahan.
Mahasiswa didorong untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi, membendung narasi provokatif, serta menjadi pelopor kamtibmas di tengah masyarakat.
Langkah ini menjadi krusial mengingat Indonesia akan menghadapi puncak bonus demografi pada rentang 2030-2035. Pendidikan berkualitas, penciptaan lapangan kerja, serta penguasaan keterampilan digital menjadi kunci utama agar potensi SDM Indonesia tidak terbuang sia-sia.
“Tahun 2045 merupakan panggung pembuktian bagi kalian dalam memimpin Indonesia,” pungkas Jenderal Listyo Sigit optimis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Bus Tahanan Polres Labuhanbatu Masuk Jurang Usai Tabrak Fuso di Jalinsum Labura, Tahanan Luka-Luka
- 2Kabut Asap Karhutla di Aceh Kian Pekat, BMKG Peringatkan Dampak Risiko Kesehatan Warga
- 3Dampak Kabut Asap Karhutla, Dinas Pendidikan Labuhanbatu Terapkan PJJ Bagi Siswa PAUD hingga SMP
- 4Gawat bah! Kado HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu Dicoreng "Rapor Merah", Aliansi Mahasiswa Ngamuk Geruduk Kantor Bupati
- 5Dugaan Judi Dadu di Bahorok Langkat Bebas Beroperasi, Pengunjung Wajib Titip Smartphone
- 6AKP Sandi Riz Akbar Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Asahan, Kapolres Minta Tingkatkan Profesionalisme Penegakan Hukum
- 7Darurat Kabut Asap! Jarak Pandang di Aceh Utara Anjlok Drastis, Pemkab Terbitkan 7 Imbauan Penting
- 8BMKG Deteksi Titik Panas di Lhokseumawe, Jarak Pandang di Aceh Utara Merosot Hingga 2 Km
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur


