Mencekam! Awan 'Bunga Kol' Terjang Cot Girek, Hujan Angin Sapu Belasan Rumah dan Tumbangkan Tiang Listrik di Aceh Utara

Aceh Utara - Cuaca ekstrem melanda kawasan Kabupaten Aceh Utara pada Rabu sore (26/8).
Hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir dahsyat meledak mendadak menghantam Kecamatan Cot Girek hingga mengakibatkan belasan bangunan rusak parah serta pasokan listrik melumpuhkan total jaringan komunikasi.
Fenomena mengerikan ini bermula dari kemunculan gumpalan awan tebal menyerupai bunga kol di langit Cot Girek sekitar pukul 15:00 WIB.
Hanya berselang beberapa menit, angin kencang langsung menyapu pemukiman warga, menumbangkan tiang listrik, serta melempar seng-seng bangunan ke badan jalan.
Dua tiang listrik roboh melintang di badan jalan Desa Seuneubok Baro usai tertimpa pohon pinang yang tumbang.
Di Desa Batu 12, atap warung, tempat doorsmeer, dan pemukiman warga beterbangan diterjang angin.
Sementara di Desa Cot Girek, empat rumah warga dilaporkan mengalami kerusak berat.
Kapolres Aceh Utara, AKBP Trie Aprianto, melalui Kapolsek Cot Girek, Iptu Ade Syahputra, mengonfirmasi dampak kerusakan dari bencana alam mendadak ini.
"Dari hasil pengecekan sementara, sebanyak 12 unit rumah warga, dua warung, satu kios, dan Kantor Afdeling VII PTPN IV Regional 6 Cot Girek mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi. Kerusakan didominasi pada bagian atap," tegas Iptu Ade Syahputra, Rabu malam.
Dampak angin kencang ini tersebar luas di lima desa, yaitu, Desa Seuneubok Baro, Desa Cempeudak, Desa Batu 12 dan Desa Ulee Gampong juga Desa Cot Girek.
Hingga Rabu malam, penanganan dampak bencana masih terkendala akibat pemadaman listrik total yang memicu terputusnya sinyal komunikasi di seluruh wilayah Cot Girek.
Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, namun kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Aceh Dikepung Kabut Asap: BMKG Ungkap Pemicu dan Ancaman Transboundary Haze
- 2Bus Tahanan Polres Labuhanbatu Masuk Jurang Usai Tabrak Fuso di Jalinsum Labura, Tahanan Luka-Luka
- 3Sengketa Lahan Aceh Utara: Masyarakat dan Serikat Tani Desak PTPN Cot Girek Kembalikan 400 Hektar Tanah Sertifikat
- 4Kabut Asap Karhutla di Aceh Kian Pekat, BMKG Peringatkan Dampak Risiko Kesehatan Warga
- 5Polisi Terlibat Kejar-Kejaran Gerebek Narkoba di Tanjung Morawa, Tujuh Pelaku Ditangkap
- 6Dampak Kabut Asap Karhutla, Dinas Pendidikan Labuhanbatu Terapkan PJJ Bagi Siswa PAUD hingga SMP
- 7Tabrakan Beruntun Maut di Sergai, Sopir Angkutan Tewas dan 9 Orang Luka-Luka
- 8Gawat bah! Kado HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu Dicoreng "Rapor Merah", Aliansi Mahasiswa Ngamuk Geruduk Kantor Bupati
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur







