PLN Sebut Mobil Operasional Tabrak Tiang PJU Demi Hindari Anak, Polisi Ungkap PLN Tolak Kasus Diproses Hukum

Medan - Klarifikasi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terkait kecelakaan tunggal armada operasionalnya di Jalan Letjen Suprapto, Medan Maimun, justru memicu sorotan publik.
Di balik klaim heroik menyelamatkan nyawa anak terungkap fakta mengejutkan, kasus kecelakaan lalu lintas yang merusak fasilitas publik ini ditolak untuk diproses secara hukum oleh pihak kepolisian atas permintaan PLN sendiri.
Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Sumut, Darma Saputra, menyatakan mobil operasional milik UP3 PLN Medan tersebut sengaja dibanting stir hingga menghantam tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) pada Selasa (29/9/2026) malam demi menghindari penyeberang jalan.
"Daripada mengenai anak yang menyeberang, lebih baik sopir yang membawa mobil operasional memilih menabrak tiang lampu PJU," kata Darma saat dikonfirmasi awak media ini, Rabu (30/9/2026).
Darma membenarkan armada bernomor polisi BK 1297 AFM itu tengah dalam perjalanan menuju lokasi perbaikan gangguan listrik. Namun, ia mengaku tidak mengetahui detail lokasi tujuan maupun kronologi presisi insiden yang membentur fasilitas kota tersebut.
"Kalau di mana lokasi perbaikannya tidak tahu," ujar Darma dengan nada santai. Ia juga menepis tuduhan bahwa pengemudi dalam pengaruh alkohol. "Tidak ada mabuk. Sopir dalam keadaan baik-baik saja."
Meski PLN mengklaim tiang PJU yang penyok telah diperbaiki oleh tim internal UP3 Medan, penanganan perkara ini meninggalkan celah kejanggalan hukum.
Kasatlantas Polrestabes Medan, AKBP Sri Lestari Widodo, membeberkan bahwa aparat kepolisian tidak melakukan penyelidikan resmi lantaran penolakan dari pihak BUMN tersebut.
"Mereka (PLN) tidak mau ditangani," tegas AKBP Sri Lestari Widodo secara singkat.
Sebelumnya, benturan keras mobil operasional PLN minibus ini sempat menggegerkan warga sekitar dan pengguna jalan. Kendaraan hancur ringsek pada bagian depan usai menghantam tiang beton PJU. Petugas PLN di TKP sempat memilih bungkam saat dikonfirmasi wartawan, sebelum akhirnya armada yang ringsek dievakuasi oleh petugas gabungan untuk mengurai kemacetan panjang.
Penulis: Rahmat Hidayat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Bus Tahanan Polres Labuhanbatu Masuk Jurang Usai Tabrak Fuso di Jalinsum Labura, Tahanan Luka-Luka
- 2Kabut Asap Karhutla di Aceh Kian Pekat, BMKG Peringatkan Dampak Risiko Kesehatan Warga
- 3Dampak Kabut Asap Karhutla, Dinas Pendidikan Labuhanbatu Terapkan PJJ Bagi Siswa PAUD hingga SMP
- 4Gawat bah! Kado HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu Dicoreng "Rapor Merah", Aliansi Mahasiswa Ngamuk Geruduk Kantor Bupati
- 5Dugaan Judi Dadu di Bahorok Langkat Bebas Beroperasi, Pengunjung Wajib Titip Smartphone
- 6Darurat Kabut Asap! Jarak Pandang di Aceh Utara Anjlok Drastis, Pemkab Terbitkan 7 Imbauan Penting
- 7BMKG Deteksi Titik Panas di Lhokseumawe, Jarak Pandang di Aceh Utara Merosot Hingga 2 Km
- 8AKP Sandi Riz Akbar Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Asahan, Kapolres Minta Tingkatkan Profesionalisme Penegakan Hukum
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur


