DWP Kabupaten Samosir Gelar Layanan Kesehatan Gratis dan Pap Smear di Pangururan

SAMOSIR - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Samosir bekerja sama dengan Dinas Kesehatan menggelar layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pemeriksaan Pap Smear di Tanah Lapang Pangururan, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus memperkuat kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di wilayah tersebut.
Layanan terbuka untuk anggota DWP maupun masyarakat umum. Sasarannya mencakup seluruh lini usia, mulai dari bayi baru lahir, balita, dewasa, hingga warga lanjut usia (lansia). Selain pemeriksaan kesehatan fisik, acara ini turut dimeriahkan dengan agenda senam sehat bersama.
Ketua DWP Kabupaten Samosir, Ny. Asti Marudut Tua Sitinjak, menegaskan pentingnya pemeriksaan medis secara rutin guna mendeteksi potensi penyakit sejak dini sebelum berujung pada kondisi fatal.
“Pemeriksaan kesehatan sangat perlu, kita deteksi sejak dini supaya bisa ditangani. Jangan sampai menunggu parah baru diobati,” ujar Asti saat menyampaikan keterangannya di sela-sela kegiatan.
Asti memberikan penekanan khusus pada layanan Pap Smear bagi kaum perempuan. Mengingat kanker serviks masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada wanita, ia mengimbau agar para perempuan tidak ragu melakukan pemeriksaan leher rahim secara berkala.
“Pap Smear sangat penting untuk pencegahan kanker serviks. Saya mendorong seluruh anggota Dharma Wanita untuk peduli terhadap kesehatan dan mampu mengedukasi masyarakat di lingkungannya,” tambahnya. Ia berharap perempuan di Samosir dapat tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, produktif, serta berdaya secara ekonomi.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir, Mawarisa Sitinjak, menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud nyata pelayanan publik yang memadukan tindakan medis preventif dan edukasi.
“Deteksi dini sangat penting. Dengan pemeriksaan secara rutin, apabila ditemukan adanya gangguan kesehatan dapat segera ditindaklanjuti,” ungkap Mawarisa.
Melalui sinergi antara DWP dan Dinas Kesehatan Samosir, kampanye Germas diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan ceremonial, melainkan mampu membendung kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan di dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Aceh Dikepung Kabut Asap: BMKG Ungkap Pemicu dan Ancaman Transboundary Haze
- 2Bus Tahanan Polres Labuhanbatu Masuk Jurang Usai Tabrak Fuso di Jalinsum Labura, Tahanan Luka-Luka
- 3Sengketa Lahan Aceh Utara: Masyarakat dan Serikat Tani Desak PTPN Cot Girek Kembalikan 400 Hektar Tanah Sertifikat
- 4Kabut Asap Karhutla di Aceh Kian Pekat, BMKG Peringatkan Dampak Risiko Kesehatan Warga
- 5Polisi Terlibat Kejar-Kejaran Gerebek Narkoba di Tanjung Morawa, Tujuh Pelaku Ditangkap
- 6Dampak Kabut Asap Karhutla, Dinas Pendidikan Labuhanbatu Terapkan PJJ Bagi Siswa PAUD hingga SMP
- 7Tabrakan Beruntun Maut di Sergai, Sopir Angkutan Tewas dan 9 Orang Luka-Luka
- 8Gawat bah! Kado HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu Dicoreng "Rapor Merah", Aliansi Mahasiswa Ngamuk Geruduk Kantor Bupati
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur




