Jangkau Pelosok Samosir, Polda Sumut Gelar Layanan Kesehatan Gratis Bagi Masyakarat Desa Maduma

SAMOSIR - Kepolisian Daerah Sumatera Utara menyelenggaraan program pemeriksaan medis tanpa biaya bagi penduduk Desa Maduma, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir.
Penyelenggaraan bakti sosial ini dipantau secara langsung oleh Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto guna memastikan efektivitas jangkauan bantuan kesehatan di pemukiman yang minim sarana medis.
Program pengobatan cuma-cuma ini dimanfaatkan oleh puluhan warga setempat dari kelompok usia anak hingga lansia. Adapun cakupan skrining medis yang disediakan meliputi pengecekan tensi darah, kadar gula, asam urat, kolesterol, serta penanganan problem gigi.

Kasubid Kesehatan Kepolisian Bidang Dokkes Polda Sumut AKBP Andrean Lesmana memaparkan bahwa agenda ini dirancang sebagai bentuk pengabdian instansinya untuk memangkas jarak antara fasilitas medis dan masyarakat pedesaan.
“Hari ini, kami melakukan bakti sosial dengan melakukan pemeriksaan kesehatan gratis dan memberikan pengobatan kepada masyarakat di wilayah ini,” ujar Andrean di Samosir, Rabu.
Andrean menambahkan, deteksi dini amat krusial mengingat kondisi topografi pegunungan kerap menjadi penghalang warga dalam mendapatkan bantuan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, masalah kesehatan yang dominan diidap warga setempat meliputi gangguan saluran pernapasan serta hipertensi.
Bagi masyarakat yang memerlukan penanganan lanjutan, pihak kepolisian telah menyiapkan mekanisme pengalihan perawatan menuju fasilitas kesehatan yang lebih memadai.
“Pemeriksaan kesehatan itu juga bertujuan menjangkau masyarakat yang sulit mendapatkan pelayanan kesehatan seperti di desa ini, agar warga tetap dapat memantau kondisi kesehatannya,” katanya.
Ia menguraikan, rujukan dapat diteruskan ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan maupun instansi medis mitra lainnya sesuai dengan tingkat keparahan diagnosis pasien.
Kegiatan sosial di Samosir ini juga terafiliasi dengan aksi serentak yang diinisiasi Kepolisian Negara Republik Indonesia di 17 provinsi sebagai bentuk penyelarasan agenda pemerintah dalam pemerataan mutu kesehatan nasional.
Manfaat program ini dirasakan langsung oleh warga lokal yang mendatangi lokasi bakti kesehatan.
“Sangat membantu kami sebagai masyarakat desa karena bisa memeriksakan kesehatan secara gratis dan mengetahui kondisi kesehatan. Terimakasih bapak Kapolda,” ujar salah satu warga Desa Maduma.
Melalui kegiatan ini, jajaran Polda Sumut berharap kesadaran warga pedesaan terhadap pemantauan kondisi fisik secara berkala dapat meningkat secara signifikan. (Edy)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Aceh Dikepung Kabut Asap: BMKG Ungkap Pemicu dan Ancaman Transboundary Haze
- 2Bus Tahanan Polres Labuhanbatu Masuk Jurang Usai Tabrak Fuso di Jalinsum Labura, Tahanan Luka-Luka
- 3Sengketa Lahan Aceh Utara: Masyarakat dan Serikat Tani Desak PTPN Cot Girek Kembalikan 400 Hektar Tanah Sertifikat
- 4Kabut Asap Karhutla di Aceh Kian Pekat, BMKG Peringatkan Dampak Risiko Kesehatan Warga
- 5Polisi Terlibat Kejar-Kejaran Gerebek Narkoba di Tanjung Morawa, Tujuh Pelaku Ditangkap
- 6Dampak Kabut Asap Karhutla, Dinas Pendidikan Labuhanbatu Terapkan PJJ Bagi Siswa PAUD hingga SMP
- 7Tabrakan Beruntun Maut di Sergai, Sopir Angkutan Tewas dan 9 Orang Luka-Luka
- 8Polres Asahan Tangkap Ayah Tiri Kasus Persetubuhan Anak di Air Joman
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur






