Bungkam Soal Lahan HGU Afd 9, Manajemen PTPN IV Kebun Air Batu Diduga Kuat "Bloking" Informasi Wartawan

Asahan - Sikap tak kooperatif dan bungkamnya manajemen PTPN IV Kebun Air Batu secara mendadak memicu amarah publik dan sorotan tajam dari kalangan wartawan.
Korporasi plat merah ini diduga kuat sengaja melakukan aksi bloking informasi untuk membendung pengusutan skandal pemanfaatan lahan Hak Guna Usaha (HGU) di Afdeling (Afd) 9 yang disinyalir sarat kejanggalan.
Langkah tertutup PTPN IV Kebun Air Batu memuncak ketika berulang kali upaya konfirmasi resmi baik mendatangi kantor secara langsung, surat tertulis, hingga pesan WhatsApp kepada Asisten Kepala sama sekali tak digubris pada Jumat (21/8). Sikap ini dinilai secara terang-terangan mencederai keterbukaan informasi publik dan hak jawab pers.
Pemicu utama gejolak ini adalah ditemukannya hamparan tanaman jagung misterius di kawasan HGU Afd 9. Hal ini memicu polemik besar lantaran pada saat bersamaan, manajemen PTPN IV secara tegas menolak usulan pemanfaatan lahan untuk Program Ketahanan Pangan Tahap 2 yang diajukan oleh Pemerintah Desa Sidomulyo, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan.
"Jika Pemdes Sidomulyo tidak diizinkan memakai lahan untuk program ketahanan pangan jilid 2, kenapa pihak luar justru bebas menanam jagung di lokasi HGU tersebut? Ini sangat janggal" tegas Kepala Desa Sidomulyo, Miswati, dengan nada heran.
Aksi pembungkaman ini menuai reaksi keras dari insan pers. Jurnalis senior, Sigit, didampingi rekan-rekan media menegaskan bahwa aksi buang muka korporasi BUMN ini jelas melanggar UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik.
"Sikap bungkam manajemen PTPN IV Kebun Air Batu diduga kuat melanggar hak jawab dan koridor UU Pers. Ketidaktransparanan ini kian memicu spekulasi liar di masyarakat dan merusak reputasi BUMN itu sendiri," ujar Sigit.
Atas indikasi bloking informasi dan dugaan "pilih kasih" pengelolaan lahan HGU tersebut, elemen pers beserta warga mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk segera menerjunkan tim audit independen baik audit teknis maupun investigatif guna membongkar dugaan permainan di balik lahan HGU PTPN IV Kebun Air Batu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Bus Tahanan Polres Labuhanbatu Masuk Jurang Usai Tabrak Fuso di Jalinsum Labura, Tahanan Luka-Luka
- 2Kabut Asap Karhutla di Aceh Kian Pekat, BMKG Peringatkan Dampak Risiko Kesehatan Warga
- 3Dampak Kabut Asap Karhutla, Dinas Pendidikan Labuhanbatu Terapkan PJJ Bagi Siswa PAUD hingga SMP
- 4Gawat bah! Kado HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu Dicoreng "Rapor Merah", Aliansi Mahasiswa Ngamuk Geruduk Kantor Bupati
- 5Dugaan Judi Dadu di Bahorok Langkat Bebas Beroperasi, Pengunjung Wajib Titip Smartphone
- 6Darurat Kabut Asap! Jarak Pandang di Aceh Utara Anjlok Drastis, Pemkab Terbitkan 7 Imbauan Penting
- 7BMKG Deteksi Titik Panas di Lhokseumawe, Jarak Pandang di Aceh Utara Merosot Hingga 2 Km
- 8AKP Sandi Riz Akbar Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Asahan, Kapolres Minta Tingkatkan Profesionalisme Penegakan Hukum
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur



