Sumut

Bungkam Soal Lahan HGU Afd 9, Manajemen PTPN IV Kebun Air Batu Diduga Kuat "Bloking" Informasi Wartawan

Deddy Siregar | 23 Agustus 2026, 22:17 WIB
Bungkam Soal Lahan HGU Afd 9, Manajemen PTPN IV Kebun Air Batu Diduga Kuat "Bloking" Informasi Wartawan
Bungkam Soal Lahan HGU Afd 9, Manajemen PTPN IV Kebun Air Batu Diduga Kuat "Bloking" Informasi Wartawan - Akurat Sumut/Deddy Siregar

Asahan - Sikap tak kooperatif dan bungkamnya manajemen PTPN IV Kebun Air Batu secara mendadak memicu amarah publik dan sorotan tajam dari kalangan wartawan.

Korporasi plat merah ini diduga kuat sengaja melakukan aksi bloking informasi untuk membendung pengusutan skandal pemanfaatan lahan Hak Guna Usaha (HGU) di Afdeling (Afd) 9 yang disinyalir sarat kejanggalan.

Langkah tertutup PTPN IV Kebun Air Batu memuncak ketika berulang kali upaya konfirmasi resmi baik mendatangi kantor secara langsung, surat tertulis, hingga pesan WhatsApp kepada Asisten Kepala sama sekali tak digubris pada Jumat (21/8). Sikap ini dinilai secara terang-terangan mencederai keterbukaan informasi publik dan hak jawab pers.

Pemicu utama gejolak ini adalah ditemukannya hamparan tanaman jagung misterius di kawasan HGU Afd 9. Hal ini memicu polemik besar lantaran pada saat bersamaan, manajemen PTPN IV secara tegas menolak usulan pemanfaatan lahan untuk Program Ketahanan Pangan Tahap 2 yang diajukan oleh Pemerintah Desa Sidomulyo, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan.

"Jika Pemdes Sidomulyo tidak diizinkan memakai lahan untuk program ketahanan pangan jilid 2, kenapa pihak luar justru bebas menanam jagung di lokasi HGU tersebut? Ini sangat janggal" tegas Kepala Desa Sidomulyo, Miswati, dengan nada heran.

Aksi pembungkaman ini menuai reaksi keras dari insan pers. Jurnalis senior, Sigit, didampingi rekan-rekan media menegaskan bahwa aksi buang muka korporasi BUMN ini jelas melanggar UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik.

"Sikap bungkam manajemen PTPN IV Kebun Air Batu diduga kuat melanggar hak jawab dan koridor UU Pers. Ketidaktransparanan ini kian memicu spekulasi liar di masyarakat dan merusak reputasi BUMN itu sendiri," ujar Sigit.

Atas indikasi bloking informasi dan dugaan "pilih kasih" pengelolaan lahan HGU tersebut, elemen pers beserta warga mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk segera menerjunkan tim audit independen baik audit teknis maupun investigatif guna membongkar dugaan permainan di balik lahan HGU PTPN IV Kebun Air Batu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.