Sumut

Gempar! Rombongan Bupati Rohil Dihadang Emak-emak di Bagan Sinembah, Tuntut Jalan Rusak Segera Aspal

Syafarul Amri | 5 September 2026, 21:24 WIB
Gempar! Rombongan Bupati Rohil Dihadang Emak-emak di Bagan Sinembah, Tuntut Jalan Rusak Segera Aspal
Rombongan Bupati Rokan Hilir H. Bistamam mendadak dihadang emak-emak di Bagan Sinembah. Warga ngamuk tuntut perbaikan jalan rusak dan debu parah. - Dok: istimewa

Rokan Hilir - Suasana perjalanan rombongan Bupati Rokan Hilir (Rohil), H. Bistamam, mendadak heboh dan memanas pada Sabtu (5/9/2026) petang.

Mobil dinas orang nomor satu di Rohil tersebut mendadak dihadang aksi nekat puluhan warga yang didominasi kaum emak-emak di kawasan Simpang Joko-Simpang Acong, Kepenghuluan Persiapan Murini Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah.

Aksi penghadangan spion-ke-spion ini terjadi secara spontan saat Bupati Bistamam bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Rohil, Fauzi Efrizal, meluncur dari agenda di Kecamatan Tanjung Medan menuju acara Car Free Day di Bagan Batu.

Dari rekaman video yang diterima redaksi, emak-emak tampak nekat berdiri tepat di tengah jalan memblokir laju armada rombongan sambil membentangkan poster berisi desakan keras.

Warga meluapkan keputusasaan mereka atas kondisi jalan lintas Bagan Batu-Tanjung Medan yang rusak parah dan terus diselimuti debu pekat.

Kondisi jalur vital tersebut dinilai sudah sangat menyiksa dan mengancam kesehatan serta roda ekonomi warga. Terlebih, penggeredan badan jalan oleh pihak perusahaan sebelumnya justru membuat kepulan debu semakin parah saat kemarau tiba.

"Warga memang sengaja mencegat rombongan untuk menyampaikan langsung penderitaan ini ke Bupati," tegas Ismail Siregar, salah seorang warga lokal di lokasi kejadian.

Guna meredam amarah emak-emak, Bupati Bistamam beserta Sekda terpaksa turun dari kendaraan dan menggelar dialog darurat di tengah jalanan berdebu tersebut.

Merespons aksi protes mendadak itu, Bupati Bistamam langsung mengobral janji manis di hadapan emak-emak. Pemkab Rohil berkomitmen mengupayakan pembangunan sumur bor untuk penyiraman jalan melalui anggaran APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.

Tidak hanya itu, Bistamam juga mengumandangkan janji pengaspalan jalan sepanjang satu kilometer, terhitung dari titik Simpang Joko hingga Simpang Acong.

Meski janji manis perbaikan jalan dan pengaspalan telah terlontar dari mulut Bupati, warga menegaskan akan terus mengawal komitmen tersebut agar tidak berakhir sebagai sekadar "angin segar" politik belaka. Warga menagih aksi nyata Pemkab Rohil demi merealisasikan infrastruktur yang layak.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.