Polisi Bongkar Penimbunan BBM Biosolar di Labura, Hampir 100 Jerigen Disita

Labuhanbatu Utara - Tim gabungan Unit Ekonomi Satreskrim Polres Labuhanbatu dan Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu menggerebek praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Biosolar di Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, Kamis (23/7/2026) pagi.
Dalam penggerebekan tersebut, petugas menyita sedikitnya 98 jerigen penuh berisi Biosolar siap edar dari tiga lokasi berbeda.
Ketiga terduga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial MM, RD, dan DS, yang seluruhnya merupakan warga Kualuh Selatan.
Saksi mata di lokasi, FMR, membeberkan detik-detik penyergapan tersebut. Saat berada di tempat kejadian perkara (TKP) pada Kamis pagi, ia melihat sebuah mobil Toyota Innova dikerumuni sejumlah personil kepolisian yang tengah mengamankan puluhan jerigen BBM bersubsidi.
Saat dikonfirmasi wartawan via pesan WhatsApp, 2 terduga pelaku membenarkan insiden pengamanan barang bukti tersebut.
Hal senada disampaikan salah satu personil Polsek Kualuh Hulu. Ia memverifikasi kejadian itu dan menyebutkan bahwa satu unit truk colt diesel yang berkaitan dengan kasus baru saja diantar ke Mapolres Labuhanbatu pada Senin (31/8/2026).
Namun, penanganan kasus ini memicu sorotan publik. Meski puluhan jerigen Biosolar dan armada angkut telah disita, ketiga aktor utama penimbunan BBM tersebut diduga kuat masih melenggang bebas tanpa dilakukan penahanan.
Menanggapi tuduhan berhembusnya isu penghentian kasus, Kanit Ekonomi Satreskrim Polres Labuhanbatu, Ipda Seniman, menegaskan bahwa proses hukum terhadap para pelaku masih terus berjalan.
"Masih berjalan," ujar Ipda Seniman singkat saat dikonfirmasi melalui pesan elektronik, Jumat (4/9/2026) malam, tanpa membeberkan lebih detail detail rincian tahapan penyidikan yang sedang ditempuh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Aceh Dikepung Kabut Asap: BMKG Ungkap Pemicu dan Ancaman Transboundary Haze
- 2Bus Tahanan Polres Labuhanbatu Masuk Jurang Usai Tabrak Fuso di Jalinsum Labura, Tahanan Luka-Luka
- 3Sengketa Lahan Aceh Utara: Masyarakat dan Serikat Tani Desak PTPN Cot Girek Kembalikan 400 Hektar Tanah Sertifikat
- 4Kabut Asap Karhutla di Aceh Kian Pekat, BMKG Peringatkan Dampak Risiko Kesehatan Warga
- 5Polisi Terlibat Kejar-Kejaran Gerebek Narkoba di Tanjung Morawa, Tujuh Pelaku Ditangkap
- 6Dampak Kabut Asap Karhutla, Dinas Pendidikan Labuhanbatu Terapkan PJJ Bagi Siswa PAUD hingga SMP
- 7Tabrakan Beruntun Maut di Sergai, Sopir Angkutan Tewas dan 9 Orang Luka-Luka
- 8Gawat bah! Kado HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu Dicoreng "Rapor Merah", Aliansi Mahasiswa Ngamuk Geruduk Kantor Bupati
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur







