Dihujani Batu dan Dilawan Senjata, Polrestabes Medan Ratakan 300 Meter 'Sangkar Iblis' Narkoba di Rel KA Kualanamu

MEDAN - Ketegangan pecah di sepanjang jalur kereta api (KA) Bandara Kualanamu, kawasan Tembung. Tim gabungan Satresnarkoba Polrestabes Medan meratakan dan membumihanguskan benteng pertahanan sarang narkoba sepanjang 300 meter pada Sabtu (8/8) sore.
Penggerebekan berlangsung dramatis setelah petugas dihujani tembakan peringatan dan lemparan batu dari massa yang diduga bagian dari jaringan sindikat.
Meski sempat mendapat perlawanan sengit, operasi yang dipimpin langsung oleh Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, berhasil menumpas markas haram tersebut tanpa sisa.
Akses menuju lokasi tergolong sangat ekstrem. Petugas harus menembus gang-gang sempit hingga memanjat tangga demi mengepung sarang narkoba yang berdiri kokoh di bantaran rel.
Saat tim merangsek masuk dari berbagai penjuru, aksi penolakan liar terjadi. Oknum warga yang disinyalir membentengi sindikat nekat melempar batu ke arah petugas untuk memecah konsentrasi. Langkah tegas terukur pun diambil, letusan tembakan peringatan membahana di udara hingga akhirnya situasi berhasil dikendalikan secara total.
"Untuk menuju tempat ini tidak mudah, kami harus melewati gang sempit dan bahkan harus menaiki tangga. Kami juga sempat diserang oknum warga, meskipun akhirnya kami berhasil mengendalikan keadaan," tegas AKBP Rafli Yusuf Nugraha dalam keterangannya, Minggu (9/8) sore.
Dalam penggerebekan berskala besar ini, petugas membekuk tiga orang penting yang beroperasi di lokasi, mulai dari pemakai, pengedar, hingga aktor intelektual di balik berdirinya barak narkoba tersebut.
Tak hanya menangkap para pelaku, polisi juga menyita barang bukti dalam jumlah yang menggegerkan, yakni lebih dari 3 Kilogram Ganja ditemukan dalam bentuk bal utuh maupun paket eceran siap edar.
Lalu, Paket Sabu dan Puluhan Alat Hisap (Bong) siap disajikan kepada para pelanggan dan 2 pucuk senapan angin dan belasan senjata tajam (sajam) beragam jenis.
"Senjata-senjata ini kami paham betul disiapkan untuk menyerang petugas saat dilakukan penindakan," ungkap Rafli didampingi jajaran Perwira Satresnarkoba Polrestabes Medan.
Guna memastikan praktik haram tersebut tak kembali bangkit, seluruh struktur bangunan barak narkoba di sepanjang 300 meter bantaran rel langsung dihancurkan dan dibakar di lokasi.
Penindakan tajam ini menjadi kelanjutan dari aksi sweeping besar-besaran Polrestabes Medan yang sebelumnya sukses meratakan sarang narkoba di kawasan Sei Mencirim. Kepolisian memastikan akan terus melakukan pengawasan ketat dan tak ragu menerjunkan kekuatan penuh jika aktivitas serupa kembali terdeteksi.
"Kami berkomitmen untuk seluruh pelaku, baik pengedar maupun bandar, seluruh jaringannya akan kami putus. Hukum akan tetap kami tegakkan" pungkas Rafli. [Ded]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 2Buntut Tragedi Keracunan Massal MBG di Karo, Kepala BGN Bawa Ancaman Pemecatan ASN Hingga Suspend Dapur SPPG
- 3Dugaan Diskriminasi PT SMART Tbk Jerat Petani Sawit Adipati Labura: Akses Jalan Dipatok, Ekonomi Warga Lumpuh!
- 4Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 622 Pod Getar Bernarkoba Asal Malaysia
- 5Gempa M6,4 Guncang Simalungun Sumatra Utara, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
- 6Aksi Heroik Siswa SMAN 1 Panai Hilir Panjat Tiang Bendera Saat Upacara HUT ke-81 RI
- 7HUT ke-81 RI, 463 Napi Lapas Rantauprapat Terima Remisi, 20 Orang Langsung Bebas
- 8Perkuat Sinergi Forkopimda, Kapolda Sumut Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Astaka
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur




