Sumut

Wabup Samsul Tanjung Gaungkan Gerakan Bersama Selamatkan Generasi Masa Depan Labura

Habibi Caniago | 6 Agustus 2026, 16:16 WIB
Wabup Samsul Tanjung Gaungkan Gerakan Bersama Selamatkan Generasi Masa Depan Labura
Wakil Bupati Samsul Tanjung Gaungkan Gerakan Bersama Selamatkan Generasi Masa Depan Labura - Ist

AKURAT SUMUT — Sebuah momentum besar mengguncang Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura). Wakil Bupati Labura, Dr. H. Samsul Tanjung, menyampaikan orasi kebangsaan yang membakar semangat dalam Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang digelar megah di Aula Ahmad Dewi Syukur, Rabu (5/8/2026).

​Di hadapan ratusan pemangku kepentingan dan masyarakat, Wabup Samsul meletupkan seruan tegas, Masa depan Labura dan Indonesia sedang berada di titik krusial, dan keselamatan generasi penerus adalah harga mati yang wajib diperjuangkan bersama.

​Dengan mengusung tema nasional yang membakar jiwa, “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, Wabup Samsul menegaskan bahwa anak-anak bukan sekadar penerus, melainkan pilar utama penentu nasib bangsa. Beliau mendesak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak melipat tangan dalam memenuhi dan melindungi hak-hak anak secara totalitas.

​"Setiap anak berhak memperoleh pendidikan yang layak, jaminan kesehatan, perlindungan yang menyeluruh, serta kesempatan untuk berpartisipasi aktif dalam lingkungan" demikian keterangan resmi Dr. H. Samsul Tanjung dikutip, Kamis (6/8).

​Tak berhenti di situ, Wabup melempar tantangan langsung kepada para orang tua di seluruh penjuru Labura untuk terjun aktif mendampingi tumbuh kembang buah hati mereka. Lewat interaksi nyata bermain, belajar, dan berolahraga karakter anak yang sehat, tangguh, dan berdaya saing tinggi siap dibentuk demi melibas tantangan zaman.

​Atmosfer peringatan HAN 2026 semakin bergelora saat Anggota DPR RI, Trinovi Khairani Sitorus, B.A. (Hons.), naik ke panggung dan membongkar realitas krusial yang tengah mengintai anak-anak Indonesia.

​Trinovi menyoroti bagaimana internet telah menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi membuka gerbang ilmu pengetahuan dan kreativitas, namun di sisi lain menyimpan ancaman laten jika tidak dikawal dengan ketat.

​Sinergi Lintas Sektor, Perlindungan anak tidak bisa lagi hanya dibebankan pada pundak orang tua.

​Kolaborasi Total, Sekolah, pemerintah, masyarakat, hingga dunia usaha harus bersatu membentengi anak-anak.

​"Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak, baik di dunia nyata maupun di ruang digital" ujar Trinovi Khairani Sitorus.

​Peringatan HAN 2026 di Labura ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan deklarasi perang terhadap segala bentuk pengabaian hak anak. Sinergi membara antara Pemerintah Kabupaten Labura, DPR RI, dan seluruh elemen masyarakat ini menjadi fondasi baja untuk mencetak generasi unggul berkarakter yang siap menghentakkan dunia menyongsong Indonesia Emas 2045.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.