Diduga Sopir Mengantuk. Mobil Travel Hiace Ringsek!, 3 Nyawa Melayang di KM 189 Tol Cisumdawu!

AKURAT SUMUT - Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Tol Cisumdawu Kilometer 189+400, Desa Mandalaherang, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Selasa (29/4/2025) sekitar pukul 10.15 WIB.
Sebuah mobil travel Toyota Hiace bernomor polisi D-7838-AV yang dikemudikan Imat Hendrawan (42) menabrak bagian belakang truk box Fuso B-9652-TEZ yang dikemudikan Muhamad Wahna (27).
Menurut Kanit PJR Tol Cisumdawu AKP Dasep Rahwan, kecelakaan bermula saat Hiace yang membawa delapan penumpang melaju dari Bandung menuju Cirebon.
“Ketika hendak berpindah lajur guna menyalip ke kanan, diduga sopir kurang konsentrasi sehingga menabrak bagian belakang truk box,” ujar Dasep.
Tidak ditemukan jejak pengereman di lokasi, yang semakin menguatkan dugaan kelalaian akibat kelelahan atau mengantuk.
Korban Tewas dan Luka-luka
Polisi mencatat total sembilan orang berada di dalam Hiace itu, terdiri dari delapan penumpang dan satu sopir. Tiga penumpang tewas di tempat kejadian, sementara enam lainnya mengalami luka.
Korban Meninggal
-
Cesar Aritonang (32), warga Jalan Babakan Jati, Kelurahan Gemuruh, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung
-
Adhimas Arya Sena (24), warga Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon
-
Adip (31), warga Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung
Ketiga korban diketahui mengalami luka parah di kepala dan belum sempat mendapatkan perawatan medis.
Korban Luka Berat
-
Iwan Hermawan (46), warga Kompleks Malaka Indah, Desa Bojong Malaka, Baleendah, Kabupaten Bandung. Saat ini dirawat di RS Santo Borromeus, Kota Bandung.
Korban Luka Ringan
-
Mulyati (65), warga Lingkar Selatan, Lengkong, Kota Bandung (dirawat di RS Santo Borromeus)
-
Awan Suryadharmawan (64), warga Kelurahan Turangga, Lengkong, Kota Bandung
-
Egi Anggara Syahputra (30), warga Rancaucing, Bayuresmi, Kabupaten Garut
-
Moh Syahrul Mubarok (21), warga Gegunung, Sumber, Kabupaten Cirebon
-
Imat Hendrawan (42), sopir mobil travel
Semua korban luka juga telah dievakuasi ke RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang dan RS Santo Borromeus untuk perawatan lanjutan.
Proses Penyelidikan
Kapolres Sumedang AKBP Joko Dwi Harsono menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP dan memeriksa sopir travel.
“Dugaan awal kami, sopir kehilangan kesadaran saat hendak menyalip karena tidak ada tanda pengereman,” ujar Joko.
Kasat Lantas Polres Sumedang AKP Mochamad Ali menambahkan bahwa sopir dan pengemudi truk telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jawa Barat AKBP Wira menyatakan penyelidikan akan terus berlanjut untuk memastikan faktor lain yang mungkin turut berkontribusi pada kecelakaan.
“Kami akan mendalami rekaman infrastruktur jalan dan kondisi kendaraan sebelum kecelakaan,” jelasnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 2Buntut Tragedi Keracunan Massal MBG di Karo, Kepala BGN Bawa Ancaman Pemecatan ASN Hingga Suspend Dapur SPPG
- 3Dugaan Diskriminasi PT SMART Tbk Jerat Petani Sawit Adipati Labura: Akses Jalan Dipatok, Ekonomi Warga Lumpuh!
- 4Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 622 Pod Getar Bernarkoba Asal Malaysia
- 5Gempa M6,4 Guncang Simalungun Sumatra Utara, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
- 6HUT ke-81 RI, 463 Napi Lapas Rantauprapat Terima Remisi, 20 Orang Langsung Bebas
- 7Aksi Heroik Siswa SMAN 1 Panai Hilir Panjat Tiang Bendera Saat Upacara HUT ke-81 RI
- 8Perkuat Sinergi Forkopimda, Kapolda Sumut Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Astaka
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur




