Warga Asahan Heboh Temukan Bayi Malang Dibuang Di Bantaran Sungai, Pelaku Diduga Orang Tua Kandung!

AKURAT SUMUT Warga Desa Panca Arga, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara, mendadak digegerkan oleh penemuan sesosok bayi berjenis kelamin perempuan di bantaran Sungai Serani, tepat di belakang Warung Indah, Selasa (4/8) malam sekitar pukul 23.30 WIB.
Bayi mungil tak berdosa tersebut diduga kuat sengaja dibuang oleh orang tua kandungnya sendiri tak lama setelah dilahirkan ke dunia.
Peristiwa memilukan ini pertama kali terbongkar saat seorang warga bernama Kenedi tengah beraktivitas di sekitar bantaran sungai pada tengah malam. Tanpa disangka, ia justru menemukan tubuh bayi mungil yang tergeletak di lokasi tersebut.
Sontak, kabar penemuan bayi ini menyebar cepat hingga lokasi kejadian langsung dipadati oleh ratusan warga yang penasaran dan merasa prihatin atas nasib bayi malang itu.
"Awalnya ditemukan oleh warga bernama Kenedi yang sedang beraktivitas di sekitar sungai pada malam hari," ungkap sumber informasi yang dihimpun pada Kamis (6/8).
Melihat kondisi tersebut, warga dengan sigap melaporkan kejadian ganjil ini kepada Kepala Desa Panca Arga. Tanpa mengulur waktu, pihak desa langsung berkoordinasi dengan Pos Pelayanan (Posyan) Kecamatan Rawang Panca Arga.
Petugas Posyan bersama tim medis dari Puskesmas setempat langsung meluncur ke lokasi untuk memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi bayi tersebut ke Rumah Sakit Umum (RSU) Kisaran guna mendapatkan perawatan medis intensif.
Menanggapi insiden tak berperikemanusiaan ini, Kepala Desa Panca Arga, Supriadi, mengutuk keras aksi pembuangan bayi tersebut dan meminta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat untuk memburu pelaku.
"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat yang mengetahui, melihat, atau memiliki informasi sekecil apa pun terkait kejadian ini agar segera melaporkannya ke Polres," tegas Supriadi kepada media.
Saat ini, kasus dugaan pembuangan bayi tersebut telah diserahkan dan ditangani oleh pihak kepolisian guna penyelidikan lebih lanjut untuk menguak siapa sosok orang tua tega yang membuang darah dagingnya sendiri.
Penulis: Deddy Siregar
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Bus Tahanan Polres Labuhanbatu Masuk Jurang Usai Tabrak Fuso di Jalinsum Labura, Tahanan Luka-Luka
- 2Kabut Asap Karhutla di Aceh Kian Pekat, BMKG Peringatkan Dampak Risiko Kesehatan Warga
- 3Dampak Kabut Asap Karhutla, Dinas Pendidikan Labuhanbatu Terapkan PJJ Bagi Siswa PAUD hingga SMP
- 4Gawat bah! Kado HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu Dicoreng "Rapor Merah", Aliansi Mahasiswa Ngamuk Geruduk Kantor Bupati
- 5Dugaan Judi Dadu di Bahorok Langkat Bebas Beroperasi, Pengunjung Wajib Titip Smartphone
- 6Darurat Kabut Asap! Jarak Pandang di Aceh Utara Anjlok Drastis, Pemkab Terbitkan 7 Imbauan Penting
- 7AKP Sandi Riz Akbar Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Asahan, Kapolres Minta Tingkatkan Profesionalisme Penegakan Hukum
- 8BMKG Deteksi Titik Panas di Lhokseumawe, Jarak Pandang di Aceh Utara Merosot Hingga 2 Km
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur



