GEGER! Mayat Pria Pemancing Dievakuasi Kapolsek Medan Area di Sungai Denai

MEDAN - Suasana tenang di pinggir Sungai Denai, Gang Usman Nasir Nasution, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, seketika pecah dan mendadak mencekam pada Sabtu (8/8) pagi.
Warga setempat digemparkan oleh penemuan sesosok mayat laki-laki yang membujur kaku dalam posisi telungkup di aliran sungai.
Kejadian bermula saat warga yang melintas mencurigai benda asing di tepi air. Begitu didekati, rasa penasaran berubah menjadi histeris ketika menyadari benda tersebut adalah jasad manusia.
Temuan mengerikan ini langsung dilaporkan ke Kepala Lingkungan dan diteruskan ke Polsek Medan Area yang bergerak cepat mendatangi Location Kejadian Perkara (TKP).
Bersama Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polrestabes Medan, petugas langsung mengamankan area dan melakukan proses evakuasi yang menegangkan di tengah kerumunan warga. Dari hasil identifikasi awal, korban diketahui bernama Ade Prananda Siregar, warga Jalan Pipit, Perumnas Mandala, Medan.
Proses evakuasi mengungkap fakta mengejutkan sekaligus memilukan. Korban tewas mendadak bukan karena aksi kejahatan, melainkan tersengat alat pancing listrik buatan sendiri yang masih erat dalam genggamannya saat ditemukan.
Kapolsek Medan Area, AKP Muhammad Ainul Yaqin, mengonfirmasi bahwa berdasarkan hasil visum dan pemeriksaan intensif Tim Inafis, tidak ditemukan sedikit pun tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban.
"Dari pemeriksaan Inafis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diduga kuat meninggal dunia akibat tersengat arus listrik dari alat setrum ikan miliknya sendiri, karena alat tersebut masih dipegang erat oleh korban saat dievakuasi," tegas mantan Kasat Lantas Polres Labuhanbatu, Sabtu (8/8/2026).
Di lokasi kejadian, polisi turut menyita sejumlah barang bukti yang menjadi saksi bisu detik-detik maut merenggut nyawa korban, di antaranya satu unit kayu modifikasi untuk setrum ikan, gulungan kabel listrik yang masih terhubung dan satu buah tas hitam juga satu buah ember yang sudah terisi beberapa ekor ikan hasil tangkapan.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi, aktivitas nekat berburu ikan menggunakan arus listrik di Sungai Denai bukanlah hal baru bagi korban. Almarhum diketahui kerap turun ke sungai pada waktu subuh demi mengumpulkan tangkapan ikan.
Nahas, aksi rutin yang dilakukan pada Sabtu subuh tersebut menjadi perburuan terakhir bagi Ade Prananda Siregar. Dugaan kuat, kebocoran arus listrik dari alat modifikasi buatan itu langsung menyengat tubuhnya hingga tewas di tempat sebelum akhirnya ditemukan warga beberapa jam kemudian. Saat ini, jenazah telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Penulis: Deddy Siregar
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Aceh Dikepung Kabut Asap: BMKG Ungkap Pemicu dan Ancaman Transboundary Haze
- 2Bus Tahanan Polres Labuhanbatu Masuk Jurang Usai Tabrak Fuso di Jalinsum Labura, Tahanan Luka-Luka
- 3Sengketa Lahan Aceh Utara: Masyarakat dan Serikat Tani Desak PTPN Cot Girek Kembalikan 400 Hektar Tanah Sertifikat
- 4Kabut Asap Karhutla di Aceh Kian Pekat, BMKG Peringatkan Dampak Risiko Kesehatan Warga
- 5Polisi Terlibat Kejar-Kejaran Gerebek Narkoba di Tanjung Morawa, Tujuh Pelaku Ditangkap
- 6Dampak Kabut Asap Karhutla, Dinas Pendidikan Labuhanbatu Terapkan PJJ Bagi Siswa PAUD hingga SMP
- 7Tabrakan Beruntun Maut di Sergai, Sopir Angkutan Tewas dan 9 Orang Luka-Luka
- 8Polres Asahan Tangkap Ayah Tiri Kasus Persetubuhan Anak di Air Joman
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur


