Sumut

GEGER! Mayat Pria Pemancing Dievakuasi Kapolsek Medan Area di Sungai Denai

Habibi Caniago | 8 Agustus 2026, 16:36 WIB
GEGER! Mayat Pria Pemancing Dievakuasi Kapolsek Medan Area di Sungai Denai
Kapolsek Medan Area Bersama Tim Inafis Melakukan Evakuasi Mayat - Ist

MEDAN - Suasana tenang di pinggir Sungai Denai, Gang Usman Nasir Nasution, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, seketika pecah dan mendadak mencekam pada Sabtu (8/8) pagi.

Warga setempat digemparkan oleh penemuan sesosok mayat laki-laki yang membujur kaku dalam posisi telungkup di aliran sungai.

Kejadian bermula saat warga yang melintas mencurigai benda asing di tepi air. Begitu didekati, rasa penasaran berubah menjadi histeris ketika menyadari benda tersebut adalah jasad manusia.

Temuan mengerikan ini langsung dilaporkan ke Kepala Lingkungan dan diteruskan ke Polsek Medan Area yang bergerak cepat mendatangi Location Kejadian Perkara (TKP).

Bersama Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polrestabes Medan, petugas langsung mengamankan area dan melakukan proses evakuasi yang menegangkan di tengah kerumunan warga. Dari hasil identifikasi awal, korban diketahui bernama Ade Prananda Siregar, warga Jalan Pipit, Perumnas Mandala, Medan.

Proses evakuasi mengungkap fakta mengejutkan sekaligus memilukan. Korban tewas mendadak bukan karena aksi kejahatan, melainkan tersengat alat pancing listrik buatan sendiri yang masih erat dalam genggamannya saat ditemukan.

Kapolsek Medan Area, AKP Muhammad Ainul Yaqin, mengonfirmasi bahwa berdasarkan hasil visum dan pemeriksaan intensif Tim Inafis, tidak ditemukan sedikit pun tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban.

"Dari pemeriksaan Inafis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diduga kuat meninggal dunia akibat tersengat arus listrik dari alat setrum ikan miliknya sendiri, karena alat tersebut masih dipegang erat oleh korban saat dievakuasi," tegas mantan Kasat Lantas Polres Labuhanbatu, Sabtu (8/8/2026).

Di lokasi kejadian, polisi turut menyita sejumlah barang bukti yang menjadi saksi bisu detik-detik maut merenggut nyawa korban, di antaranya satu unit kayu modifikasi untuk setrum ikan, gulungan kabel listrik yang masih terhubung dan satu buah tas hitam juga satu buah ember yang sudah terisi beberapa ekor ikan hasil tangkapan.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi, aktivitas nekat berburu ikan menggunakan arus listrik di Sungai Denai bukanlah hal baru bagi korban. Almarhum diketahui kerap turun ke sungai pada waktu subuh demi mengumpulkan tangkapan ikan.

Nahas, aksi rutin yang dilakukan pada Sabtu subuh tersebut menjadi perburuan terakhir bagi Ade Prananda Siregar. Dugaan kuat, kebocoran arus listrik dari alat modifikasi buatan itu langsung menyengat tubuhnya hingga tewas di tempat sebelum akhirnya ditemukan warga beberapa jam kemudian. Saat ini, jenazah telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Penulis: Deddy Siregar

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.