Pemkab Kabupaten Karo Luncurkan Proyek Drainase Baru Atasi Banjir di Jalur Kabanjahe–Tigapanah

AKURAT SUMUT - Pemerintah Kabupaten Karo (Pemkab Karo) Sumatera Utara, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) telah menetapkan pembangunan sistem drainase guna mengatasi permasalahan banjir yang kerap melanda ruas jalan utama Kabanjahe–Tigapanah.
Proyek ini dilaksanakan sebagai respons atas keluhan warga yang selama ini mengalami genangan air akibat saluran drainase yang tidak berfungsi optimal.
Di wilayah Tigapanah, genangan air saat hujan kerap terjadi karena saluran di sisi kanan dan kiri jalan tidak mampu mengalirkan air secara maksimal.
Penumpukan lumpur, sampah, serta limbah rumah tangga yang dibuang sembarangan turut memperparah kondisi ini.
Dengan sistem drainase yang baru, diharapkan air yang menggenangi jalan dapat tersalurkan dengan baik menuju titik pembuangan akhir di Sungai Laudah, Kabanjahe.
Survei Lapangan dan Komitmen Pemerintah
Dalam upaya menangani permasalahan tersebut, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Karo, Nasib Sianturi, beserta Kepala Dinas PUTR, Edward Pontianus Sinulingga, ST, camat, dan perangkat desa melakukan survei langsung ke lokasi di Desa Tigapanah pada Kamis, 10 April 2025.
"Sesuai dengan instruksi Bupati, hari ini kami turun langsung ke lokasi. Di titik ini, dan pada tahun ini, kita akan membangun drainase untuk mengatasi banjir yang selama ini menjadi keluhan masyarakat di ruas jalan besar Kabanjahe–Tigapanah," ungkap Nasib Sianturi saat melakukan survei.
Pembangunan drainase akan difokuskan di Jalan Sungai 2, Desa Tigapanah, Kecamatan Tigapanah.
Sistem baru ini didesain untuk mengalirkan air dari jalan yang selama ini tergenang menuju Sungai Laudah sebagai titik pembuangan akhir.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kelancaran aliran air dan mencegah terjadinya genangan yang mengganggu aktivitas masyarakat serta merusak infrastruktur jalan.
Proyek drainase ini merupakan bagian dari upaya komprehensif pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan mengantisipasi dampak negatif perubahan iklim.
Dengan tersedianya sistem pengaliran air yang memadai, masyarakat Kabanjahe–Tigapanah diharapkan dapat merasakan peningkatan kenyamanan dan keamanan jalan, terutama saat musim hujan tiba.
Pembangunan yang direncanakan akan segera dilaksanakan pada tahun ini, sejalan dengan prioritas pemerintah dalam mengatasi permasalahan lingkungan dan infrastruktur di Kabupaten Karo.
Dengan dukungan dari seluruh stakeholder, diharapkan proyek ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi warga di wilayah tersebut.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Bus Tahanan Polres Labuhanbatu Masuk Jurang Usai Tabrak Fuso di Jalinsum Labura, Tahanan Luka-Luka
- 2Kabut Asap Karhutla di Aceh Kian Pekat, BMKG Peringatkan Dampak Risiko Kesehatan Warga
- 3Dampak Kabut Asap Karhutla, Dinas Pendidikan Labuhanbatu Terapkan PJJ Bagi Siswa PAUD hingga SMP
- 4Gawat bah! Kado HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu Dicoreng "Rapor Merah", Aliansi Mahasiswa Ngamuk Geruduk Kantor Bupati
- 5Dugaan Judi Dadu di Bahorok Langkat Bebas Beroperasi, Pengunjung Wajib Titip Smartphone
- 6AKP Sandi Riz Akbar Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Asahan, Kapolres Minta Tingkatkan Profesionalisme Penegakan Hukum
- 7Darurat Kabut Asap! Jarak Pandang di Aceh Utara Anjlok Drastis, Pemkab Terbitkan 7 Imbauan Penting
- 8BMKG Deteksi Titik Panas di Lhokseumawe, Jarak Pandang di Aceh Utara Merosot Hingga 2 Km
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur




