Sumut

Ratusan Kepala Sekolah di Labuhanbatu Ikuti Seminar Jurnalistik dan Literasi Media PWI

Nuraini Akurat Sumut | 18 Agustus 2026, 19:03 WIB
Ratusan Kepala Sekolah di Labuhanbatu Ikuti Seminar Jurnalistik dan Literasi Media PWI
Ratusan Kepala Sekolah di Labuhanbatu Ikuti Seminar Jurnalistik dan Literasi Media PWI - Dok: istimewa

Labuhanbatu - Edukasi mengenai pengelolaan arus informasi digital kini merambah dunia pendidikan di Kabupaten Labuhanbatu.

Forum literasi media yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Labuhanbatu sukses menyedot perhatian 163 kepala sekolah tingkat SD dan SMP di Ballroom Suzuya Hotel Rantauprapat, Selasa (18/8/2026).

Inisiatif ini dirancang guna memantapkan kecakapan masyarakat, khususnya para pelajar, dalam menavigasi informasi di ruang siber.

Agenda ini dibuka secara resmi oleh Kadis Kominfo Labuhanbatu, Ahmad Fadli Rangkuti, yang hadir mewakili Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita.

Turut hadir jajaran pimpinan daerah dan tokoh pers, seperti Kadis Lingkungan Hidup Syahbela Rusli Siregar, Ketua PWI Sumut H. Farianda Putra Sinik, jajaran Dewan Kehormatan PWI, insan pers, serta ASN Pemkab Labuhanbatu.

Dalam forum tersebut, para pendidik dibekali pemahaman mendalam seputar prinsip jurnalistik, kepatuhan pada etika pers, strategi verifikasi berita bohong (hoax), hingga tata cara bermedia sosial secara sehat.

Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, dalam arahan tertulis yang dibacakan Kadis Kominfo, menyoroti posisi vital para kepala sekolah sebagai pilar pembentuk karakter generasi penerus daerah.

"Kita semua memahami bahwa dunia pendidikan saat ini berada di tengah perubahan yang sangat cepat titik peserta didik kita tumbuh di tengah perkembangan teknologi digital mereka tidak hanya mendapatkan informasi dari ruang kelas dan buku pelajaran tetapi juga dari media sosial, platform digital, situs berita, video dan berbagai saluran informasi lainnya"

"Kondisi ini tentu memiliki sisi positif karena membuka akses pengetahuan yang sangat luas namun di sisi lain kita juga harus menyadari bahwa tidak semua informasi yang diterima anak-anak memiliki kebenaran dan nilai edukasi di sinilah pentingnya literasi media." Ujar Bupati.

"Literasi media bukan hanya tentang kemampuan menggunakan handphone atau mengakses internet lebih dari itu literasi media adalah kemampuan untuk memahami, menilai, memilah dan menggunakan informasi secara baik." pungkasnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua PWI Labuhanbatu, Erni Manja Hasibuan, menegaskan bahwa derasnya arus digitalisasi mengharuskan publik lebih bijak memproses setiap informasi yang diterima agar terhindar dari disinformasi.

"Melalui seminar ini kami berharap peserta dapat memahami prinsip-prinsip jurnalistik yang benar serta menjadi agen penyebar informasi yang bertanggung jawab di lingkungan masing-masing," ujarnya.

Sesi penguatan kemitraan turut disampaikan Ketua PWI Sumut, H. Farianda Putra Sinik, yang memaparkan pentingnya sinergi pers dan dunia pendidikan berbasis pemahaman UU Pers serta Kode Etik Jurnalistik demi mewujudkan 'Labuhanbatu Cerdas Bersinar'.

Acara kemudian dilanjutkan dengan dialog interaktif bersama narasumber Dr. Fachrurozi (PWI Sumut) dan H. Sofyan Harahap (Dewan Kehormatan PWI Sumut), serta dipandu oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sumut, Rifki Warisan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.