Warga Labuhanbatu Eluhkan Anjloknya Tegangan Listrik Berulang, Elektronik Terancam Rusak

RANTAU PRAPAT — Pemadaman parsial akibat penurunan tegangan listrik (voltage drop) berulang mulai meresahkan warga di kawasan Jalan Tengku Amir Hamzah, Kota Rantau Prapat, Kabupaten Labuhanbatu.
Gangguan pasokan daya yang terjadi berkali-kali ini memicu kekhawatiran masyarakat akan potensi kerusakan mendadak pada perangkat elektronik rumah tangga.
Salah seorang warga setempat, Rio, mengungkapkan bahwa fenomena ketidakstabilan arus listrik tersebut terjadi secara konstan. Gejala gangguan ditandai dengan penurunan kinerja alat elektronik secara drastis sebelum pasokan kembali normal.
"Lampu rumah mendadak redup dan putaran kipas angin pelan sekali. Arus listrik biasanya baru bisa kembali stabil setelah menunggu sekitar 30 menit," ujar Rio kepada awak media.
Berdasarkan laporan warga sekitar lainnya, insiden voltage drop terbaru tercatat terjadi pada Senin (10/8/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Tak berhenti di situ, gangguan serupa kembali terulang beberapa waktu kemudian pada hari yang sama.
Kondisi pasokan daya yang fluktuatif tanpa kepastian jadwal ini dinilai sangat berisiko memicu korsleting hingga kerusakan permanen pada komponen elektronik warga.
Merespons ketidaknyamanan tersebut, warga mendesak pihak PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) - ULP Rantau Prapat untuk segera turun ke lapangan.
Masyarakat berharap PLN melakukan penelusuran komprehensif pada jaringan distribusi di sepanjang Jalan Tengku Amir Hamzah guna mengidentifikasi penyebab utama serta memulihkan keandalan pasokan listrik di wilayah tersebut.
"Harapan kami kepada PLN agar melakukan pengecekan jaringan, agar diketahui penyebabnya dan agar arus kembali stabil" ujar warga tegas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 2Buntut Tragedi Keracunan Massal MBG di Karo, Kepala BGN Bawa Ancaman Pemecatan ASN Hingga Suspend Dapur SPPG
- 3Dugaan Diskriminasi PT SMART Tbk Jerat Petani Sawit Adipati Labura: Akses Jalan Dipatok, Ekonomi Warga Lumpuh!
- 4Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 622 Pod Getar Bernarkoba Asal Malaysia
- 5Gempa M6,4 Guncang Simalungun Sumatra Utara, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
- 6HUT ke-81 RI, 463 Napi Lapas Rantauprapat Terima Remisi, 20 Orang Langsung Bebas
- 7Aksi Heroik Siswa SMAN 1 Panai Hilir Panjat Tiang Bendera Saat Upacara HUT ke-81 RI
- 8Perkuat Sinergi Forkopimda, Kapolda Sumut Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Astaka
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur







