PERANG LAWAN STUNTING! Pemkab Labuhanbatu Gembleng Ratusan Garda Depan Demi Target 2026

AKURAT SUMUT — Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu mengambil langkah masif dalam mempercepat penurunan angka stunting di wilayahnya. Bertempat di Ruang Data dan Karya, Kompleks Kantor Bupati Labuhanbatu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menggelar aksi pembekalan dan pembinaan besar-besaran bagi ratusan kader desa, Kamis (6/8).
Langkah strategis ini menjadi bukti nyata komitmen kuat Pemkab Labuhanbatu untuk mendobrak tantangan stunting demi menyelamatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sejak usia dini.
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Labuhanbatu, Wan Jumasari Dewi Jamri, membakar semangat para peserta saat membuka acara secara resmi. Ia menegaskan bahwa efektivitas penurunan angka stunting merupakan tantangan berat yang membutuhkan sinergi tanpa kompromi dari seluruh tim konvergensi stunting, khususnya di tingkat akar rumput.
"Kader Pembangunan Manusia (KPM) dan Kader Posyandu merupakan garda terdepan dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat," tegas Jumasari di hadapan ratusan peserta.
Jumasari menyerukan agar seluruh kader tidak bergerak sendiri-sendiri, melainkan membangun benteng kolaborasi yang solid di tingkat desa. Penanganan stunting menuntut integrasi penuh antara kader, bidan desa, petugas gizi puskesmas, guru PAUD, hingga aparatur desa.
Langkah ini dinilai krusial agar seluruh alur perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, hingga evaluasi program pencegahan stunting berjalan presisi dan tepat sasaran demi mengejar target nasional maupun daerah pada tahun 2026.
"Saya berharap melalui sosialisasi dan pembinaan kader ini, kita semua dapat memperoleh pengetahuan dan informasi yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat," tambahnya.
Tak tanggung-tanggung, agenda krusial ini memobilisasi sekitar 250 peserta yang terdiri dari Kader Pembangunan Manusia (KPM), Kader Posyandu, serta Admin Desa dari seluruh pelosok Kabupaten Labuhanbatu.
Untuk memastikan kesiapan penuh di lapangan, para peserta digembleng langsung oleh lintas sektor terkait. Materi intensif disuntikkan oleh narasumber pakar dari Bappeda Kabupaten Labuhanbatu, Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu dan Dinas PMD Kabupaten Labuhanbatu.
Turut hadir memberikan dukungan penuh dalam kegiatan tersebut, Asisten I Setdakab Labuhanbatu Drs. H. Sarimpunan Ritonga, Kepala Dinas PMD Parulian Ritonga, jajaran narasumber, serta para tamu undangan.
Melalui konsolidasi skala besar ini, Pemkab Labuhanbatu optimistis para kader mampu menjalankan peran vitalnya secara agresif mulai dari memantau tumbuh kembang balita, mendampingi keluarga berisiko, mengedukasi masyarakat, hingga menjamin hak setiap anak untuk tumbuh sehat secara optimal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 2Buntut Tragedi Keracunan Massal MBG di Karo, Kepala BGN Bawa Ancaman Pemecatan ASN Hingga Suspend Dapur SPPG
- 3Dugaan Diskriminasi PT SMART Tbk Jerat Petani Sawit Adipati Labura: Akses Jalan Dipatok, Ekonomi Warga Lumpuh!
- 4Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 622 Pod Getar Bernarkoba Asal Malaysia
- 5Gempa M6,4 Guncang Simalungun Sumatra Utara, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
- 6Aksi Heroik Siswa SMAN 1 Panai Hilir Panjat Tiang Bendera Saat Upacara HUT ke-81 RI
- 7HUT ke-81 RI, 463 Napi Lapas Rantauprapat Terima Remisi, 20 Orang Langsung Bebas
- 8Sertijab PJU dan Kapolsek Medan: Kombes Jean Calvijn Tekankan Soliditas dan Pelayanan Publik
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur








