Majelis Pengawas Wilayah Akan Periksa Notaris YA Diduga Tak Berkantor , Fitnah Lurah dan Ancam Wartawan

AKURAT SUMUT - Majelis Pengawas Wilayah Notaris, melalui Irmansyah Batubara saat dikonfirmasi terkait notaris YA Fitnah Lurah dan ancam Wartawan mengaku akan melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.
"Kalau sudah ada rekomendasi dari MPD Labuhan batu, kami MPW bisa memeriksa ybs" kata Irmansyah, Jumat, 23 Agustus 2024.
Setelah berkomunikasi dengan pengurus daerah, sambung Irmansyah, dirinya mengakui adanya kasus tersebut.
Baca Juga: Hak Jawab Notaris YA Terkait Lurah Difitnah Terima Rp. 2 Juta, Oknum Notaris Jual Nama Lurah
" Saya baru komunikasi dengan Ketua Pengda INI Labuhan Batu Induk.
Benar kasus tsb ada. Namun MPD (Majelis Pengawas Daerah) belum bersikap" sebutnya.
Informasi dihimpun, selain melakukan fitnah terhadap Lurah Urung Kompas, Raja Azmi Ritonga menerima uang Rp2 juta untuk pemecahan PBB.
Namun, tuduhan menerima uang Rp2 juta tersebut dibantah langsung oleh Lurah.
Baca Juga: Siswa Tak Berbuat Ribut, Diduga Kepsek SMK Pemda Rantauprapat Menampar Siswa
"Demi Allah ngak ada bang aku terima uang itu bang. Nanti kutanya kawannya yang mengurus PBB itu ke notaris, ngapain awak berbohong" tegas Lurah Urung Kompas, Raja Azmi Ritonga, Kamis(20/6/2024).
Selain itu, notaris inisial YA tersebut diduga kuat juga tidak memiliki kantor yang jelas. Hal tersebut sesuai hasil investigasi yang dilakukan awak media ini.
Terpisah, Ketua Majelis Pengawas Daerah (MPD) Notaris, Roman Situngkir saat diwawancarai menyarankan agar notaris YA dilaporkan terkait perlakuan pungutan liar.
" Dua juta itu kan sudah pungli, laporkan saja ke Polisi" kata Roman diwawancarai sesaat usia rapat rutin pengawasan di salah satu warung kopi di Rantauprapat, Rabu(14 Agustus 2024).
Anehnya, Roman mengaku bahwa kantor oknum Notaris YA berada di Jalan Arrahman di belakang SMK Teladan, Kelurahan Sioldengan, Kecamatan Rantau Selatan, Labuhanbatu.
" Kami cek terakhir kantor nya di Jalan Arrahman di belakang SMK Teladan" kilah Roman meskipun dijelaskan awak media ini kantor dimaksud sudah enam bulan terakhir sudah tutup dan tidak ada plang merk notaris.
Baca Juga: Ayah Kandung di Labuhanbatu Diduga Lakukan Perbuatan Bejat Terhadap Gadis Kecilnya
" Udah lama ngak disini lagi, udah lebih lah enam bulan, katanya mau pindah kantor. Plangnya kami tarok dikamar" kata seorang wanita yang mendiami rumah yang sebelumnya dijadikan kantor dimaksud.
Notaris YA saat dikonfirmasi terkait alamat kantor nya mengaku di Jalan Arrahman dan Jalan Kancil.
" Jalan Ar rahman sampai sekarang dan Jalan Kancil" aku YA.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Aceh Dikepung Kabut Asap: BMKG Ungkap Pemicu dan Ancaman Transboundary Haze
- 2Bus Tahanan Polres Labuhanbatu Masuk Jurang Usai Tabrak Fuso di Jalinsum Labura, Tahanan Luka-Luka
- 3Sengketa Lahan Aceh Utara: Masyarakat dan Serikat Tani Desak PTPN Cot Girek Kembalikan 400 Hektar Tanah Sertifikat
- 4Kabut Asap Karhutla di Aceh Kian Pekat, BMKG Peringatkan Dampak Risiko Kesehatan Warga
- 5Polisi Terlibat Kejar-Kejaran Gerebek Narkoba di Tanjung Morawa, Tujuh Pelaku Ditangkap
- 6Dampak Kabut Asap Karhutla, Dinas Pendidikan Labuhanbatu Terapkan PJJ Bagi Siswa PAUD hingga SMP
- 7Tabrakan Beruntun Maut di Sergai, Sopir Angkutan Tewas dan 9 Orang Luka-Luka
- 8Polres Asahan Tangkap Ayah Tiri Kasus Persetubuhan Anak di Air Joman
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur







