Kadis Pendidikan Labuhanbatu Kirim Kabid SMP Menelusuri Diduga Oknum Guru Aniaya Orang Tua Siswa
Redaksi | 14 November 2024, 17:21 WIB

AKURAT SUMUT - Dalam pemberitaan Seorang Oknum Guru SMP Negeri 2 Rantau Utara diduga menganiaya orang tua murid yang duduk di kelas 3, Kamis (14/11/2024) sekira pukul 10.00 wib, Kepala Dinas Kabupaten Labuhanbatu, Asrol Azis Lubis tanggap permasalahan tersebut.
Sebelumnya, orang tua siswa mengantarkan anaknya sebut saja bunga yang duduk di kelas 3 ke sekolah SMP Negeri 2 Rantau Utara yang berada di jalan Kejaksaan Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu.
Menurut T.Samuel kepada awak media, Kamis(14/11/2024) menyampaikan mengantarkan anaknya sebut saja bunga yang duduk di kelas 3 ke sekolah SMP Negeri 2 Rantau Utara yang berada di jalan Kejaksaan Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu.
Baca Juga: Kepala Sekolah SMPN 2 Rantau Utara Bantah Oknum Guru SW Diduga Aniaya Orang Tua Siswa di Jam Belajar
Lanjutnya, Anak saya terlambat dan dilarang masuk oleh satpam sekolah dikarenakan tidak ikut senam sebelumnya, tetapi siswa yang lain diberi masuk walaupun terlambat.
Akhirnya terjadi beradu mulut sama satpam sekolah hingga satpam sekolah mendatangi saya tersebut ke warkop yang berada dekat sekolah tersebut, ujarnya.
Sewaktu mau diantar anak saya ke sekolah, saya berjanji sama anak saya untuk mengantarkan kaca matanya sekira pukul 10.00 wib ke sekolah, setiba saya ke sekolah sekira pukul 10.00 wib untuk menitipkan kaca mata anak saya kepada guru meja piket, ucapnya.
Tiba-tiba ada oknum guru datang menghampiri saya di meja piket dengan marah - marah dengan sambil memukul meja berulang kali yang tidak jelas maksudnya kepada saya, akunya.
Oknum guru tersebut terus marah - marah gak henti - henti, Setelah itu saya langsung menjumpai kepala sekolah yang berada di ruangannya untuk saya tarik menjumpai oknum guru tersebut, oknum guru tersebut terus marah - marah sama saya sambil memukul meja walaupun di depan kepala sekolah dan menampar tangan saya berulang kali hingga berbekas, aku Samuel dengan rasa kecewa.
Disaat itu kepala sekolah tidak berkutik atas perbuatan oknum guru tersebut kepada diri saya, malah membelanya. Saya tanya siapa nama oknum guru tersebut, kepala sekolah tidak mau memberi nama oknum guru tersebut, ucapnya.
Apa kesalahan saya dipukul sama oknum guru dan memukul meja serta membentak saya dan itu pun di depan bapak kepala sekolah, saya sudah bagus bertanya kepada guru di piket, ujarnya.
Saya menunggu etika oknum guru tersebut maupun kepala sekolah, malah kepala sekolah menantang kepada rekan saya,"Terserah, Kalo mau lapor, lapor saja", tirunya ucapan kepala sekolah kepada rekan Samuel.
Disaat awak media mengkonfirmasi via telpon WhatsApp pribadinya Kepala sekolah Negeri 2 Rantau Utara, R.Togatorop, Kamis (14/11/2024) menyampaikan kalo menurut saya bapak (orang tua siswa) itu tidak benar dianiaya oleh guru(perempuan).
Didepan saya ibu itu menepuk pundak bapak itu sambil berkata "sudahlah itu" tapi bapak itu melaporkan diberita dia dipukul oleh ibu guru tersebut, akunya.
Setelah saya konfirmasi ke ibu guru tersebut mereka saling kenal...terima kasih pak, tutupnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu, Asrol Azis Lubis menyampaikan ke awak media melalui WhatsApp pribadinya, Kamis(14/11/2024) menyebutkan saya kirim besok Kabid SMP untuk menelusuri hal ini...kalau si guru salah guru tersebut akan saya beri teguran.
Tapi kalau guru itu benar sampai kemanapun saya akan perjuangkan kebenaran itu, tegas Asrol Azis.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Buntut Tragedi Keracunan Massal MBG di Karo, Kepala BGN Bawa Ancaman Pemecatan ASN Hingga Suspend Dapur SPPG
- 2Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 622 Pod Getar Bernarkoba Asal Malaysia
- 3Aksi Heroik Siswa SMAN 1 Panai Hilir Panjat Tiang Bendera Saat Upacara HUT ke-81 RI
- 4Sertijab PJU dan Kapolsek Medan: Kombes Jean Calvijn Tekankan Soliditas dan Pelayanan Publik
- 5HUT ke-81 RI, 463 Napi Lapas Rantauprapat Terima Remisi, 20 Orang Langsung Bebas
- 6Perkuat Sinergi Forkopimda, Kapolda Sumut Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Astaka
- 7Polda Sumut Salurkan 25 Ton Bantuan Tahap Pertama untuk Korban Gempa NTT
- 8Langkah Besar Pemkab Dan DPRD Labuhanbatu: KUA-PPAS APBD 2027 Resmi Disahkan
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur








