MEDAN DARURAT NARKOBA! Polrestabes Medan Gulung 1.187 Kasus dalam 300 Hari, Pengungkapan Meroket 85 Persen

AKURAT SUMUT — Jajaran Polrestabes Medan ngamuk gempur jaringan narkoba. Dalam kurun waktu 300 hari, aparat kepolisian berhasil membongkar sebanyak 1.187 kasus narkotika, sebuah rekor penindakan yang melonjak tajam hingga 85 persen dibanding periode sebelumnya.
Puncaknya, halaman Mapolrestabes Medan di Jalan HM Said mendadak riuh pada Kamis (6/8/2026) saat razia masif bertajuk Gerebek Sarang Narkoba (GSN) berlanjut pada aksi pemusnahan barang bukti skala besar dari jaringan internasional hingga lokal.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa jajarannya tanpa ampun menyasar dua fokus utama, barak/loket narkoba di permukiman padat serta tempat hiburan malam yang kerap dijadikan sarang peredaran.
"Tahun sebelumnya pengungkapan sebanyak 641 kasus. Saat ini Polrestabes Medan mengungkap 1.187 kasus, naik 546 kasus atau melonjak 85 persen. Ini peningkatan yang sangat signifikan," tegas Kombes Pol Jean Calvijn.
Data kepolisian mencatat tren pengungkapan yang terus merangkak naik secara agresif dalam tiga gelombang, yakni 100 Hari Pertama 376 kasus, 100 Hari Kedua 380 kasus dan 100 Hari Ketiga 431 kasus.
Dari operasi maraton ini, sebanyak 1.434 tersangka berhasil diringkus bersama tumpukan barang bukti fantastis:
Jenis Narkotika dan Jumlah Barang Bukti yang Disita yakni, Sabu sekitar 260 Kg, Ganja 67 Kg, Ekstasi dan Serbuk Ekstasi hampir 95.000 Butir dan Happy 5 Hampir 22.000 Butir.
Tak hanya menyasar modus konvensional, kepolisian juga membongkar tren anyar peredaran narkoba yang menyasar anak muda melalui racikan cairan vape (pod vaping liquid) dan bahan sintetis berbahaya.
"Modus pod vaping liquid cukup meningkat. Sampai saat ini, hampir 5.000 cartridge berhasil diungkap. Kami juga menyita bahan baku seperti etomidate, serta perangkat pendukung berupa device dan tabung yang jumlahnya mencapai hampir 13.000 unit," papar Jean Calvijn.
Hasil penyelidikan membongkar fakta mengejutkan, sebagian besar barang haram tersebut diselundupkan dari jaringan lintas negara, seperti Malaysia, Singapura, hingga Tiongkok.
Di tempat yang sama, kepolisian membakar dan memusnahkan tumpukan sabu, ganja, ekstasi, hingga ratusan botol miras ilegal. Menariknya, aparat turut memusnahkan puluhan kamera pengawas (CCTV) yang sengaja dipasang para gembong narkoba di kawasan Jermal dan Mencirim untuk memantau pergerakan petugas.
Tak main-main, dalam operasi ini polisi juga menyita senjata api laras panjang beserta amunisi hidup. Barang-barang ilegal terkait kepabeanan kini telah diserahterimakan ke pihak Bea Cukai, sementara seluruh tersangka dipastikan siap diseret ke meja hijau Pengadilan Negeri Medan.
Gelar pemusnahan ini disaksikan langsung oleh jajaran Forkopimda, perwakilan Wali Kota Medan, Kodim 0201/Medan, BNNP Sumut, Bea Cukai Belawan, hingga Kejaksaan Negeri Medan sebagai bentuk perang terbuka melawan sindikat narkoba di Sumatera Utara.
Penulis: Deddy Siregar
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Aceh Dikepung Kabut Asap: BMKG Ungkap Pemicu dan Ancaman Transboundary Haze
- 2Bus Tahanan Polres Labuhanbatu Masuk Jurang Usai Tabrak Fuso di Jalinsum Labura, Tahanan Luka-Luka
- 3Sengketa Lahan Aceh Utara: Masyarakat dan Serikat Tani Desak PTPN Cot Girek Kembalikan 400 Hektar Tanah Sertifikat
- 4Kabut Asap Karhutla di Aceh Kian Pekat, BMKG Peringatkan Dampak Risiko Kesehatan Warga
- 5Polisi Terlibat Kejar-Kejaran Gerebek Narkoba di Tanjung Morawa, Tujuh Pelaku Ditangkap
- 6Dampak Kabut Asap Karhutla, Dinas Pendidikan Labuhanbatu Terapkan PJJ Bagi Siswa PAUD hingga SMP
- 7Tabrakan Beruntun Maut di Sergai, Sopir Angkutan Tewas dan 9 Orang Luka-Luka
- 8Polres Asahan Tangkap Ayah Tiri Kasus Persetubuhan Anak di Air Joman
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur






